Lebih Pilih Swasta Meski Diterima di Negeri, Ganjar Pranowo: Yang Lain Tak Dapat Sekolah, Ada Solusi

- 15 Juli 2020, 13:41 WIB
Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo berbicara dalam acara webinar, Sabtu 12 Juli 2020. /ANTARA/Katriana

PIKIRAN RAKYAT - Kebijakan disiapkan terkait kekosongan kursi siswa-siswi akibat adanya peserta didik yang lebih memilah sekolah swasta meskipun diterima di sekolah negeri melalui Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 di provinsi Jawa Tengah (Jateng).

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, mengatakan masih melakukan perhitungan jumlah kekosongan kursi dan akan dibuat kebijakan khusus.

"Ini masih dihitung oleh teman-teman di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, ternyata ada yang memilih sekolah swasta, jadi dia (peserta didik, red) diterima di sekolah negeri tapi juga mendaftar di sekolah swasta. Nah yang kosong ini sedang dihitung secara keseluruhan untuk nanti kita buatkan kebijakan khusus," katanya di Semarang, Selasa 14 Juli 2020.

Baca Juga: Kesaksian Berubah Terkait Kasus Kematian Editor Metro TV, Polisi Tetapkan Status Baru Pemilik Warung

Menurut Ganjar, hasil penghitungan akan digunakan sebagai acuan membuat kebijakan baru dan pihaknya juga akan mengafirmasi masukan dari berbagai pihak terkait hasil PPDB seperti adanya peserta didik yang tidak diterima di sekolah negeri padahal rumahnya dekat dengan sekolah.

loading...

Ganjar menjelaskan bahwa proses evaluasi pelaksanaan PPDB 2020 juga masih terus dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah.

Dari evaluasi tersebut, kata dia, ada kekurangan dan kelebihan dari sistem tersebut dan pemerintah dalam hal ini akan berupaya maksimal untuk hadir dan mencoba memberikan akses kepada anak-anak untuk sekolah.

Baca Juga: Jembatan di Luwu Utara Roboh Akibat Terjangan Banjir

Namun terlepas dari kelebihan ataupun kekurangan di sana sini apda sistem PPDB, Ganjar menegaskan akan ada solusinya dna akan diselesaikan. 

Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: ANTARA


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X