Setelah Ada yang Menentang, Muncul Kelompok Alumni Pendukung Din Syamsuddin Sebagai MWA ITB

- 7 Juli 2020, 15:52 WIB
KETUA Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsudin. /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Pro kontra diantara alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) tentang posisi Din Syamsuddin sebagai anggota Majelis Wali Amanat (MWA) ITB terus terjadi.

Setelah muncul kelompok alumni yang menentang posisi Din Syamsuddin sebagai anggota MWA ITB, kini muncul kelompok yang mendukung Din Syamsuddin.

Kelompok pendukung menamai dirinya Keluarga Alumni ITB Penegak Pancasila Anti Komunis.

Baca Juga: Breaking News: Update Kasus Virus Corona Indonesia Selasa 7 Juli 2020, Total 66.226 Positif

Perwakilan mereka mendatangi Gedung Balai Pertemuan Ilmiah ITB, Selasa 7 Juli 2020, untuk menyampaikan aspirasi tertulis yang diserahkan kepada sekretariat Balai Pertemuan Ilmiah ITB.

Namun, baik MWA maupun Senat ITB tidak hadir dalam pertemuan itu.

Alumni ITB Program Studi Teknik Sipil angkatan 1977 yang hadir di Gedung Balai Pertemuan ITB, Sofyan Mulyana mengatakan, kelompoknya mempersilahkan Senat ITB menentukan nasib Din Syamsuddin dalam anggota MWA ITB.

loading...

Baca Juga: Musisi Country Legendaris Charlies Daniels Meninggal Dunia

Namun, keputusan Senat ITB harus bebas dari tekanan pihak manapun.

Sofyan pun meminta Ketua MWA ITB mengklarifikasi ucapan yang menyebutkan bahwa Din Syamsuddin sudah mengundurkan diri sebagai anggota MWA ITB.

Menurut Sofyan, pernyataan itu salah. Dia pun menilai, pengunduran diri dari MWA ITB merupakan hak Din Syamsuddin, tetapi tidak bisa dipaksa oleh pihak lain.

Baca Juga: Terbukti Terima Suap, Eks Bupati Indramayu Supendi Divonis 4,5 Tahun Penjara

"Itu hak pribadi, tetapi pengunuduran diri karena tekanan pihak lain, kami tolak. Tidak bisa (Din Syamsuddin) dipaksa undur diri," kata Sofyan.

Terkait munculnya kelompok yang kontra terhadap Din Syamsuddin, Sofyan menilai, kelompok itu tidak bisa mengklaim pendapatnya sebagai pendapat alumni ITB secara keseluruhan.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X