Unpad Mulai KKN Virtual, 2.560 Mahasiswa Dilepas ke Cimahi dan Jatinangor Sumedang

- 1 Juli 2020, 14:31 WIB
ILUSTRASI belajar virtual. /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Sebanyak 2.560 mahasiswa Universitas Padjadjaran (Unpad) mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan mulai 1 Juli 2020 hingga 31 Juli 2020. KKN Unpad tahun ini mengusung slogan “Semangat” (sehat, erat, manfaat, giat untuk masyarakat).

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menuturkan, ada dua tipe pelaksanaan KKN, yaitu KKN PPM Integratif Virtual dan KKN Kemanusiaan Amari Covid-19. KKN PPM Integratif Virtual diikuti oleh 2.318 mahasiswa dengan jumlah dosen pembimbing lapangan sebanyak 168 orang.

KKN ini dilakukan secara virtual di lokasi tempat tinggal setiap mahasiswa. Adapun, pemantauan progres KKN PPM Integratif Virtual dilakukan melalui aplikasi Trello.

Baca Juga: SIM Gratis 1 Juli 2020, Tercatat Sudah Ada 4.308 Warga yang Ikut Program Polri

Sementara KKN Kemanusiaan Amari Covid-19 diikuti oleh 242 mahasiswa dan 28 dosen pembimbing lapangan. Pelaksanaan KKN dilakukan di 12 desa di Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, serta 15 kelurahan di Kota Cimahi.

Rektor Universitas Padjadjaran Rina Indiastuti melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Virtual Tahun Akademik 2019/2020 melalui aplikasi telekonferensi Zoom, Rabu 1 Juli 2020.  Pelepasan KKN Virtual Unpad juga dihadiri para DPL, Sekretaris Daerah Kota Cimahi Dikdik S. Nugrahawan, dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Agus Wahidin.

KKN kali ini memang berbeda, karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, karena itu dilakukan dengan paradigma baru dan dengan protokol kesehatan,” ujar Rina dalam siaran pers yang diterima, Rabu 1 Juli 2020.

Baca Juga: Dengan Dana BOS, Sekolah di Zona Hijau Disarankan Gelar Rapid Test Covid-19 Sebelum Buka

Rina mendorong mahasiswa untuk menjadikan momentum KKN Virtual sebagai bagian dari media pembelajaran, riset, dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu, peserta KKN diharapkan mendapat pembelajaran dan pembentukan karakter.

Meskipun dilaksanakan saat pandemi Covid-19, Rima mengharapkan aktivitas KKN Virtual Unpad jangan dikurangi. Masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) justru menjadi suatu pembelajaran karena dipastikan akan muncul beragam permasalahan baru di masyarakat.

“Belajar dari masyarakat itu menjadi makna yang tidak akan hilang dari KKN di masa pandemi Covid-19,” kata Rina.

Dia pun berpesan kepada mahasiswa untuk tetap menjaga nama baik Unpad. Hindarkan hal yang akan mengurangi nama baik Unpad di masyarakat.***

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X