Bisa Timbulkan Kegaduhan, Komisi III DPRD Kota Cirebon Tekan Disdik Jangan Tambah Rombel

- 1 Juli 2020, 06:35 WIB
Proses verifikasi data pendaftar PPDB tahap pertama di SMPN 1 Kota Cirebon.* /Pikiran-Rakyat.com/Egi Septiadi

PIKIRAN RAKYAT - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online tingkat Kota Cirebon sudah mulai berjalan sejak tanggal 29 Juni kemarin, DPRD Kota Cirebon dalam hal ini menekan Dinas Pendidikan Kota Cirebon untuk tidak ada Rombongan Belajar (rombel) tambahan.

Sebab hal tersebut dapat memunculkan kegaduhan di kalangan orang tua yang sedang mendaftarkan sekolah anaknya, selain itu penambahan Rombel di sekolah negeri akan mempengaruhi kuota di sekolah swasta.

Hal ini diungkapkan Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cirebon dr Tresnawaty kepada Selasa 30 Juni 2020.

Baca Juga: Heboh Video 'Kudeta' Keraton Kasepuhan Cirebon, Sejarawan Sebut Banyak Pertanyaan Besar

"Jelas adanya penambahan Rombel ini akan sangat memengaruhi kuota di sekolah swasta, jadi jangan ada penambahan Rombel," katanya.

loading...

Di samping itu, Tresna ingin memastikan pelaksanaan PPDB secara online tidak terkendala jaringan. Artinya, Disdik harus bisa menjamin bahwa jaringan internet lancar untuk proses pendaftaran calon siswa baru.

“Kami ingin pelaksanaan PPDB di Kota Cirebon ini baik tanpa ada gangguan. Kami menegaskan agar tidak ada penambahan rombel di semua sekolah negeri di Kota Cirebon,” katanya.

Baca Juga: Hasil Lengkap La Liga: Diwarnai 4 Penalti, Barcelona Gagal Salip Real Madrid

Kepala Disdik Kota Cirebon, Irawan Wahyono MPd menjelaskan, ada dua momen strategis yang harus disukseskan di masa pandemi Covid-19, yaitu pelaksanaan PPDB dan tahun ajaran baru 2020. Dimana kegiatan belajar masih menggunakan model pembelajaran jarak jauh (PJJ), mengingat belum ada aturan untuk menyelenggarakan pendidikan secara normal.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X