Nilai UTBK-SBMPTN Tidak Langsung Diumumkan, Sejumlah Mekanisme Lain juga Berubah

- 1 Juni 2020, 15:43 WIB
SBMPTN resmi dibuka.* /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Pendaftaran Ujian Tertulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) berlangsung pada 2-20 Juni 2020. Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyampaikan beberapa perubahan dalam proses UTBK-SBMPTN.

Ketua LTMPT Mohammad Nasih mengatakan, pelaksanaan UTBK pada tahun ini akan dilakukan secara bersamaan dengan proses seleksi SBMPTN. Hal ini berbeda dari tahun lalu dimana UTBK diselenggarakan terlebih dahulu sehingga nilainya pun kemudian keluar pertama kali. Setelah nilai keluar, calon mahasiswa atau guru bisa melakukan proses pemilihan pendidikan tinggi.

Pada tahun ini, nilai UTBK tidak akan langsung diumumkan. "Nilai itu akan kami jadikan bahan proses seleksi di SBMPTN," ujarnya, Minggu 31 Mei 2020.

Baca Juga: Korea Utara Kembali Membuka Sekolah Usai Penguncian untuk Antisipasi Virus Corona

Oleh sebab itu, calon mahasiswa dikatakannya perlu benar-benar cermat dalam memilih program studi. Termasuk di dalamnya calon mahasiswa perlu mempertimbangkan kemampuan dan syarat prodi dalam kaitannya dengan jurusan di SLTA.

"Persiapan itu penting karena dalam situasi yang seperti ini, kami tidak melakukan proses panjang. Siswa hanya mendapatkan kesempatan sekali untuk melakukan proses UTBK-SBMPTN," katanya.

Pemilihan prodi pada tahun ini dikatakannya tidak sama dengan tahun lalu dimana perubahan pilihan prodi masih mungkin dilakukan. Pada tahun ini, katanya, pemilihan dan pendaftaran prodi hanya bisa dilakukan satu kali saja.

Baca Juga: Tersandung Kasus Narkoda, Dwi Sasono Ternyata Gemari Mobil Klasik

Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo mengatakan, di masa pandemi ini peserta SBMPTN bisa mengikuti tes di kotanya masing-masing. Peserta tidak perlu mendatangi kota tempat perguruan tinggi pilihannya untuk mengikuti tes.

Ia mencontohkan, peserta yang berdomisili di Surabaya tidak perlu datang ke Jakarta karena PT pilihannya adalah Universitas Indonesia. Peserta cukup memilih tes di pusat UTBK yang ada di Surabaya.

Budi kemudian mengharapkan supaya guru bimbingan konseling bisa memandu para siswanya terkait hal tersebut. "Tes dimanapun, memilih dimanapun, sama kesempatannya. Kecuali, kalau siswa itu kebetulan sekolahnya di Jakarta, tapi sekarang sudah ada di Aceh terkait dengan pandemi, ya sudah, yang bersangkutan ikut tes di lokasi terdekat," ujarnya.

Baca Juga: Perjalanan Karier Dwi Sasono, Akting Sejak Tahun 2006 hingga Raih Penghargaan 'Aktor Terpuji' di FFB

Budi juga kemudian menyatakan bila pemilihan universitas dan politeknik harus paralel. Peserta tidak bisa memilih universitas dan politeknik sekaligus dalam pilihannya. Bila pilihan pertama peserta adalah universitas atau institut, maka pilihan keduanya juga harus mengikuti. Begitu juga halnya bila pilihan pertama peserta adalah politeknik, maka pilihan keduanya pun mengikuti.  Saat ini, LTMPT 2020 memfasilitasi 85 universitas dan institut serta 8 politeknik.

Berdasarkan jadwal LTMPT, pelaksanaan UTBK-SBMPTN akan berlangsung pada 5-12 Juli. Pengumpunannya akan dilakukan pada 25 Juli.

Mohammad Nasih mengatakan, para siswa peserta UTBK-SBMPTN diharapkan tetap percaya diri dan berpikir positif. Peserta juga diharapkannya tidak mengembangkan berbagai macam asumsi negatif mengenai pelaksanaan UTBK-SBMPTN. Ia memastikan prosesnya akan dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip keadilan atau fairness.

Baca Juga: Takut Tertular COVID-19 saat Bayar Pajak kendaraan di Samsat? Gampang, Bisa Lewat Online

"Percayalah, kami merancang ini sudah lama dan fairness-nya akan kami jaga sepenuhnya karena itu merupakan bagian dari integritas kami," ujarnya.

Menurutnya, semua peserta UTBK-SBMPTN tidak ada yang tidak pintar. Semua peserta mampu untuk mengikuti tes. Namun demikian, LTMPT diharuskan melakukan pemeringkatan untuk seleksi sesuai dengan kriteria yang ada. "Oleh sebab itu, ada yang pintar dan ada yang sedikit lebih pintar. Mereka yang sedikit lebih pintar itulah yang lolos seleksi," katanya. ***

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X