Sejumlah Universitas Bersiap Gelar Perkuliahan Tatap Muka Kembali

- 29 Mei 2020, 13:26 WIB
ILUSTRASI kuliah.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT - Sejumlah universitas berencana mulai melaksanakan kuliah tatap muka dalam waktu dekat. Kebijakan itu diambil dengan mempertimbangkan kondisi normal baru yang telah ditetapkan pemerintah mulai 1 Juni 2020. Namun, ada pula universitas yang belum menentukan waktu belajar mengajar mulai kembali dilakukan di kampus.

Rektor Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Eddy Soeryanto Soegito mengatakan, mahasiswa direncanakan akan kembali berkuliah di kampus pada 8 Juni 2020. Opsi lain, mahasiswa akan masuk pada 15 Juni 2020.

Sementara, seluruh dosen dan karyawan lebih dulu masuk kerja pada 4 Juni 2020. Sebelumnya, seluruh petugas kebersihan dan keamanan kampus diminta masuk kerja pada 2 Juni 2020 untuk menyiapkan kebersihan ruangan di kampus.

Baca Juga: 4 Hal ini akan Terjadi saat New Normal Berlaku, Nomor 1 Perlu Diwaspadai

"Ruang kelas akan diisi setengah dari kapasitas. Dosen membagi dua pertemuan pada satu mata kuliah untuk kelas besar," ucap Eddy kepada "PR", Jumat 29 Mei 2020.

Meski demikian, rencana tersebut akan disesuaikan dengan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Apabila kondisi belum memungkinkan untuk mahasiswa berkuliah di kampus pada Juni 2020, maka rencana itu akan diundur. Ada opsi waktu perkuliahan tatap muka dimulai pada semester baru.

Untuk antisipasi penularan virus corona (Covid-19) secara maksimal, Eddy akan membentuk satuan tugas (satgas) Covid-19 Unikom yang terdiri dari Wakil Rektor Bidang Akademik Unikom sebagai ketua.

Baca Juga: Tiongkok Ancam Lakukan Serangan ke Taiwan di Tengah Memanasnya Hong Kong

Anggotanya, Direktur Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi, Direktur Humas dan Protokoler Unikom, Direktur Manajemen Gedung, dan Kepala Biro Administrasi Umum serta akan melibatkan dosen kemahasiswaan dari setiap program studi.

Eddy juga akan menugaskan petugas keamanan untuk melakukan pengecekan suhu tubuh di pintu masuk setiap gedung Unikom, baik terhadap dosen, karyawan, mahasiswa dan tamu yang akan memasuki gedung kampus. Satpam juga bertugas membubarkan kerumunan mahasiswa diluar waktu perkuliahan.

"Pada 2 Juni 2020, Unikom akan menggelar rapid test bagi seluruh petugas keamanan, petugas kebersihan, dan manajemen gedung. Selanjutnya, bagi para dosen dan karyawan akan diadakan pada 4 Juni 2020," ujar Eddy.

Baca Juga: Unpad dan Unisba Belum Pastikan Waktu Mahasiswa Kembali ke Kampus

Rapid test ini akan mengacu pada standar operasional yang akan disusun oleh Direktorat Aplikasi Pengembangan Pelatihan dan Service Center (AP2SC) Unikom bekerjasama dengan Medical Center Unikom.

Rektor Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) Mangadar Situmorang berharap, mahasiswa sudah bisa kembali berkuliah di kampus pada semester ganjil 2020/2021. Unpar akan menerapkan sistem pembelajaran terpadu yang mengkombinasikan belajar secara daring dan tatap muka di kampus. Hal itu mengingat pembelajaran daring yang selama tiga bulan terakhir dilakukan sudah menjadi kebiasaan bagi sivitas akademika Unpar.

Ada tiga opsi yang dipertimbangkan dalam penerapan sistem pembelajaran terpadu. Pertama, dengan memberikan pilihan kepada dosen dan mahasiswa untuk belajar mengajar secara daring maupun secara tatap muka.

Baca Juga: Jadi Saksi Kasus Korupsi, Irwansyah Jelaskan Aliran Dana yang Diterima dari Wawan

Opsi kedua, setiap program studi diberi kewenangan untuk menentukan mata kuliah yang diberikan secara daring maupun tatap muka. Mata kuliah yang bersifat praktikum akan dilaksanakan secara tatap muka.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X