Kurva Covid-19 Belum Menurun Tajam, Orangtua Khawatir Anaknya Kembali ke Sekolah

- 27 Mei 2020, 16:04 WIB
ILUSTRASI kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. FAGI mengusulkan pemerintah untuk memperpanjang semester genap bila pandemi masih berlangsung hingga Agustus-September 2020.* /pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Orangtua merasa khawatir apabila proses belajar mengajar kembali dilaksanakan di sekolah ketika kurva kasus Covid-19 belum menurun tajam. Salah seorang orangtua murid, Teddy Senjaya (40) mempertanyakan apakah standar pencegahan Covid-19 bisa dilaksanakan di sekolah

Menurut Teddy, pihak sekolah perlu memperhatikan kapasitas ruang kelas agar anak-anak bisa jaga jarak saat belajar. Termasuk juga kapasitas kantin. Waktu belajar di kelas dan istirahat di kantin juga perlu diatur agar anak-anak bisa menjaga jarak secara fisik. 

"Guru pun perlu mengawasi dengan ketat kondisi anak-anak di sekolah, baik ketika berada di kelas maupun saat istirahat dan pulang sekolah," ucap Teddy kepada Pikiran-Rakyat.com Rabu 27 Mei 2020.

Baca Juga: Menko Perekonomian Ungkap Skenario Pemerintah Terkait Tatanan Normal Baru

Sekretaris Dewan Pendidikan Kota Bandung Irianto mengatakan, pemerintah perlu mempertimbangkan kemampuan setiap sekolah dalam hal kemampuan melaksanakan standar pencegahan Covid-19. Sekolah-sekolah di kota besar kemungkinan besar mampu menerapkan standar pencegahan Covid-19, tetapi tidak dengan sekolah di pedesaan. Terutama dalam hal penyiapan sarana prasarana pencegahan Covid-19. 

Oleh karena itu, pemerintah perlu mengundang ahli kesehatan dan ahli pendidikan untuk membahas bersama terkait penerapan kondisi normal baru di sekolah. Jangan sampai sekolah menjadi tempat penularan baru Covid-19.

Baca Juga: Harga Bapokting di Pasar Pelita Sukabumi Terjun Bebas, Hanya Daging Ayam yang Relatif Stabil

Irianto berpendapat, lebih baik pemerintah merancang metode belajar jarak jauh yang lebih optimal dan menyenangkan untuk anak-anak. Guru-guru diberi pelatihan tentang cara mengajar yang tidak membebankan anak-anak ketika belajar jarak jauh. ***

loading...

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X