Bisa Digunakan Berulang dan Anti Air, ITB Buat APD Berbahan Taslan Rinjani Tanpa Lapisan Lilin

- 18 Mei 2020, 14:03 WIB
Dosen ITB Buat APD Anti Air dan Bisa Digunakan Berulang.* /HUMAS ITB

Terdapat berbagai keunggulan yang dimiliki produk rancangan Tyar. Pertama, menggunakan bahan clear taslan, kedua berbahan woven polyester fabric, ketiga tahan terhadap air (water repellent), dan keempat dapat bergerak dengan lebih leluasa (breathable).

Baca Juga: Warga Usia 45 Tahun Boleh Aktivitas, Faisal Basri Soroti Tidak Ada Sosok Komandan di Pemerintahan

Selain menggunakan bahan yang aman, produk tersebut juga telah dilakukan diuji di Laboratorium Penujian Tekstil Kementerian Perindustrian pada 17 April 2020.

“Hasil pengujian dengan menggunakan kain taslan rinjani, didapatkan hasil uji senilai 2,5 dan terindikasi aman dan layak untuk digunakan,” ujar Tyar.

Baca Juga: Pikiran Rakyat Buka Pelatihan Content Creator di Banten, Jateng, dan Jatim , Bisa Langsung Kerja

Proses produksi APD dilakukan oleh penjahit industri rumahan yang terletak di Kota Cimahi. Tempat tersebut dipilih karena selama masa pandemi, bisnis tersebut mengalami penurunan keuntungan akibat kehilangan pesanan.

loading...

Biaya produksi satu Water Repellant Reusable Hazmat relatif murah jika dibandingkan dengan jenis APD lainnya, yakni hanya berkisar Rp 120 ribu hingga Rp 125 ribu.

Baca Juga: Pelatih Persib Naikan Intensitas Latihan di Pekan 8, Begini Permintaan Robert Alberts

Proses pendistribusian APD tersebut dilakukan oleh Badan Pengelola Usaha dan Dana Lestari (BPUDL) ITB. Hingga akhir April 2020, proses pendistribusian masih dilakukan di beberapa tempat yang ada di Kota Bandung.

Selanjutnya, Tyar berharap distribusi APD buatannya dapat menyasar tenaga medis di luar Kota Bandung bahkan hingga ke luar Pulau Jawa.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X