Sabtu, 30 Mei 2020

PPDB SMA, SMK, SLB di Jawa Barat Dimulai 8 Juni 2020, Kebijakan Kuota Berbeda-beda

- 11 Mei 2020, 17:07 WIB
SEORANG warga melewati spanduk pengumuman Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 salah satu SMK swasta, di Jalan Cisaranten Kulon, Kota Bandung, Senin (4/5/2020). Penilaian seleksi jalur prestasi PPDB Kota Bandung 2020 akan berpatokan pada nilai rapot. Nilai rapot yang dipakai yakni nilai rapot kelas 4, 5, 6 semester 1. /ADE BAYU INDRA/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA, SMK, dan SLB di Jawa Barat (Jabar) akan dimulai dengan tahapan pendaftaran pada 8 Juni 2020 hingga 12 Juni 2020 dan 25 Juni 2020 hingga 1 Juli 2020.

PPDB tahun ini akan dilaksanakan secara daring.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dewi Sartika mengatakan, PPDB online jenjang SMA terbagi menjadi empat jalur.

Yakni jalur zonasi, afirmasi, perpindahan orang tua, dan prestasi. Untuk jalur zonasi pada jenjang SMA, kuotanya minimal 50 persen, afirmasi minimal 20 persen, perpindahan maksimal 5 persen, dan prestasi maksimal 25 persen.

Baca Juga: Polisi Tangkap 228 Travel Gelap Angkut Pemudik, Pasang Tarif hingga 4 Kali Lipat

Sementara PPDB di jenjang SMK terbagi menjadi tiga jalur, yaitu alur afirmasi, perpindahan orang tua, dan jalur prestasi. Jalur prestasi terbagi menjadi jalur prestasi rapor umum, jalur prestasi rapor unggulan/kelas industri, dan prestasi kejuaraan.

"Untuk PPDB SMK tidak menerapkan sistem zonasi," kata Dewi dalam rilis yang diterima "PR", Senin 11 Mei 2020.

Adapun persentase kuota pada PPDB SMK, yaitu untuk jalur afirmasi 20 persen persen, perpindahan orang tua 5 persen, prestasi rapor umum 40 persen, prestasi rapor unggulan/kelas industri 30 persen, dan prestasi kejuaraan 5 persen.

Baca Juga: Bekasi Terus Gencarkan Tes Covid-19 Acak, Incar Pedagang dan Pembeli di Pasar hingga Buka Drive Thru

Pada PPDB SMA, tahap pendaftaran pertama diperuntukkan bagi jalur afirmasi, perpindahan, dan prestasi yang diselenggarakan pada 8 Juni 2020 hingga 12 Juni 2020. Sementara tahap pendaftaran kedua diperuntukkan bagi calon peserta didik yang akan mendaftar melalui jalur zonasi yakni pada 25 Juni 2020 hingga 1 Juli 2020.

Untuk PPDB SMK, tahap pendaftaraan pertama diperuntukkan bagi jalur afirmasi, perpindahan, dan prestasi unggulan/kelas industri serta prestasi perlombaan. Tahap pendaftaran kedua diperuntukkan bagi jalur prestasi nilai rapor.

"Lalu Pendaftaran PPDB di TKLB, SDLB, SMPLB, dan SMALB juga dilaksanakan bersamaan dengan PPDB SMA dan SMK. Pendaftaran calon peserta didik SLB bisa dilakukan secara luring oleh SLB asal. pendafatraannya secara luring (offline)" kata Dewi.

Baca Juga: Bansos Tunai Salah Sasaran, Menteri Sosial Minta Pemda Perbaiki Akurasi Data

Optimalkan IT

Disdik Jawa Barat telah menyiapkan berbagai hal dalam menggelar PPDB sekarang. Salah satunya dengan memperkuat jaringan teknologi informasi (TI) yang selama ini sering menjadi pemicu persoalan.

"Kami sudah meningkatkan bandwith server kami, dedicated 1 gbps," kata Dewi

Dengan kapasitas internet sebesar itu, dia optimistis proses pendaftaran siswa akan berjalan lancar terutama saat mengunduh dan mengunggah berkas-berkas persyaratan. Peningkatan bandwith ini penting mengingat saat ini proses PPDB untuk SMA/SMK sepenuhnya dilakukan secara daring.

Baca Juga: Puan Maharani : Melonggarkan PSBB Mesti Dilakukan dengan Cermat

Hal itu sesuai dengan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 yang mengharuskan protokol kesehatan menjadi dasar pelaksanaan PPDB sehingga tidak menimbulkan kerumunan orang.

Calon peserta didik yang terkendala akses internet, dapat meminta bantuan sekolah asal. Dengan begitu, tidak ada penyerahan fisik dokumen persyaratan karena semuanya dilakukan secara daring. Dewi menyebut, data-data yang diperlukan panitia sekolah bisa diunduh melalui laman ppdb.disdik.jabarprov.go.id dan disdik.jabarprov.go.id.***

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X