Rabu, 1 April 2020

ITB Bagikan 200 Liter Cairan Hand Sanitizer untuk Beberapa Rumah Sakit

- 27 Maret 2020, 13:37 WIB
MAHASISWA ITB sedang memproduksi cairan hand sanitizer.* /Dokumentasi Humas SBM ITB

PIKIRAN RAKYAT - Sejumlah dosen muda Institut Teknologi Bandung (ITB) menginisiasi pembuatan 200 liter cairan sanitasi tangan (hand sanitizer) yang akan dibagikan gratis ke rumah sakit di Jawa Barat. Hal ini dilakukan untuk membantu mencegah penyebaran virus corona.

Inisiasi pembuatan cairan sanitasi tangan ini melibatkan pengajar dari 3 sekolah di ITB, yakni Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM), Sekolah Farmasi (SF), dan Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH).

“Kami berpikir apa yang paling dibutuhkan saat ini, salah satunya adalah hand sanitizer. Banyak orang membutuhkan hand sanitizer tapi sulit ditemukan. Kalaupun ada, harganya mahal,” ujar Direktur Badan Pengelola Usaha dan Dana Lestari (BPUDL) ITB Deddy Koesrindartoto dalam rilis yang diterima Pikiran-Rakyat.com Jumat, 27 Maret 2020.

Baca Juga: Sekolah-sekolah Swasta Menjerit di Tengah Wabah Virus Corona

Namun, ternyata tidak mudah membuat cairan sanitasi tangan. Bahan baku pembuatnya langka, terutama alkohol.

Meski demikian, beberapa kolega alumni Sekolah Farmasi memiliki koneksi ke beberapa penyedia bahan kimia. Namun, harga beli lebih tinggi karena langka.

Pembuatan cairan sanitasi tangan dilakukan di Kantin Master Administrasi Bisnis ITB yang disulap menjadi laboratorium sederhana. Hanya dalam waktu tiga hari, 200 liter cairan sanitasi tangan selesai diproduksi.

Baca Juga: Gugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sudah Distribusikan 151.000 APD ke Daerah

Kerja keras tersebut tak terasa berat mengingat banyak fasilitas kesehatan (faskes), terutama beberapa rumah sakit yang membutuhkan cairan sanitasi tangan dalam memerangi Covid-19.

Deddy mengatakan, setiap rumah sakit, puskesmas, klinik, akan mendapat lima liter cairan sanitasi tangan. Sejumlah rumah sakit yang sudah menerimanya, yakni Rumah Sakit Hasan Sadikin, RSGM Unpad, RS Muhammadiyah, Labkesda, dan RS Hasna Media Cirebon.

Salah seorang anggota tim dari SBM ITB Yulianto menuturkan, donasi 5 liter cairan sanitasi tangan untuk beberapa faskes di Bandung dan daerah Jawa Barat tentu jauh dari jumlah yang dibutuhkan. Meski demikian, ITB akan memproduksi ulang apabila masih diperlukan. ***


Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X