Kamis, 9 April 2020

UN Ditiadakan di Tengah Pandemi Covid-19, Wakil Ketua MPR: Sesuai dengan Usulan PKS

- 26 Maret 2020, 13:01 WIB
ILUSTRASI Ujian Nasional. Para siswa mengerjakan soal Bahasa Indonesia, saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 2 Bandung, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Senin 23 April 2018.* /ADE BAYU INDRA/PR

PIKIRAN RAKYAT - Wakil Ketua MPR RI, H.M. Hidayat Nurwahid, mengapresiasi langkah cepat Presiden Jokowi dalam pengambilan keputusan untuk meniadakan Ujian Nasional (UN) pada tahun ini.   

“Ini saya kira sangat tepat dan sesuai dengan apa yang menjadi usulan Fraksi PKS di tengah kondisi darurat wabah Covid-19,” ujar Hidayat dalam pernyataannya, Kamis 26 Maret 2020. 

Hidayat Nur Wahid mengatakan, desakan untuk meniadakan UN 2020 sejak awal Maret sudah disuarakan oleh Wakil Ketua Komisi X DPR-RI dari F-PKS Dr. H. Abdul Fikri Faqih di beberapa kesempatan kunjungan resmi maupun reses. 

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Sangat Penting untuk Stabil secara Finansial sebelum Menikah

"Alasan penghapusan tersebut adalah karena penundaan UN di beberapa wilayah terdampak Corona, dan wabah yang terus meluas hingga update terakhir mencapai 24 provinsi di seluruh Indonesia," ujarnya.

Selain melalui rilis kepada media, permintaan tersebut juga dibunyikan oleh akun media sosial Komisi X yang mendapat banyak respon positif dari warganet.  

Keributan di media sosial tersebut kemudian dibahas dalam Rapat Konsultasi antara Pimpinan dan Kapoksi di Komisi X DPR-RI dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim.   

Baca Juga: Dukung BNPB Tangani Virus Corona (Covid-19), Chandra Asri Donasikan Alat Kesehatan

Rapat tersebut digelar secara Virtual pada hari Senin lalu 23 Maret 2020, sehingga disepakati pelaksanaan UN ditiadakan untuk melindungi siswa dari penyebaran Covid-19.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X