Selasa, 2 Juni 2020

PGRI : Model Belajar Jarak Jauh Harus Menarik dan Menyenangkan agar Siswa Tidak Stress

- 22 Maret 2020, 14:25 WIB
ILUSTRASI seorang anak belajar di rumah.* /PEXELS

PIKIRAN RAKYAT - Para guru diimbau memberi model pembelajaran yang lebih menarik, tidak sekadar memberi instruksi, tetapi memikirkan juga pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa. Pemberian tugas pun jangan terlalu banyak, sehingga dapat membuat siswa menjadi stress.

Imbauan itu datang dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) wilayah Jawa Barat. Sekertaris PGRI Jawa Barat Maman Sulaeman mengatakan, imbauan itu keluar karena banyak keluhan dari orangtua terkait sistem belajar di rumah.

Baca Juga: Cegah Pandemi Covid-19 Meluas, Saatnya Libatkan Aparat Bubarkan Kerumunan Warga

Orangtua merasa terbebani dengan tugas setiap mata pelajaran, sehingga siswa didampingi orangtua mengerjakan tugas hingga larut malam. Siswa pun mengerjakan tugas kelompok hingga larut malam. Selain itu, banyak tugas yang harus dilaksanakan diluar kemampuan siswa.

Melihat kondisi tersebut, PGRI mengimbau kepada guru agar tidak kaku dalam memberikan tugas kepada siswa. Berilah siswa kebebasan dalam mengembangkan sistem belajar di rumah sehingga siswa merasa senang.

Baca Juga: Pasien Positif Corona Pertama di Cimahi Hanya Menjalani Isolasi Mandiri di Rumah, Dinkes Beberkan Alasannya

"Model pembelajaran diubah lebih menarik. (Model pembelajaran) tidak sekadar memberi instruksi (tugas), tetapi juga memikirkan pengalaman menyenangkan bagi siswa," kata Maman kepada Pikiran-Rakyat.com Minggu, 22 Maret 2020.

Belajar menyenangkan, lanjut Maman, bisa berupa kegiatan memgapresiasi novel kesukaan siswa. Bisa juga siswa belajar tentang kehidupan.

Guru pun harus memperhatikan keadaan dan kemampuan siswa. Tidak setiap siswa memiliki jaringan internet yang memadai. Tidak semua siswa pun memiliki perangkat komputer atau laptop. Mencari warung internet pun tidak mudah untuk mengerjakan tugas.

Baca Juga: Penumpang Turun Drastis karena Wabah Corona, Angkutan Umum yang Beroperasi pun Dikurangi

Oleh karena itu, tugas yang diberikan jangan hanya berbentuk daring. Bisa juga berupa hafalan yang bisa dites saat sekolah sudah kembali aktif.

Guru pun harus memperhatikan waktu pengumpulan tugas. Jangan sampai sejumlah tugas harus dikumpulkan dalam waktu yang bersamaan. Maman pun mengimbau, agar orangtua tak bingung, guru perlu memberi penjelasan yang spesifik tentang teknis belajar jarak jauh. ***

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X