Senin, 6 April 2020

Jawa Barat Siap Gelar UNBK dengan Format yang Lama di Tengah Merebaknya Virus Corona

- 13 Maret 2020, 18:56 WIB
ILUSTRASI Ujian Nasional. Para siswa mengerjakan soal Bahasa Indonesia, saat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMPN 2 Bandung, Jalan Sumatera, Kota Bandung, Senin 23 April 2018.* /ADE BAYU INDRA/PR

PIKIRAN RAKYAT - Seluruh sekolah tingkat SMA, SMK dan MA di Jawa Barat akan menjalankan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada Ujian Nasional (UN) 2020. Tahun ini menjadi tahun terakhir pelaksanaan UN dengan format lama. Tahun depan, format UN akan diganti menjadi penilaian kompetensi minimum dan survei karakter.

Sesuai kalender pendidikan, UN SMK akan digelar pada Senin 16 Maret 2020 hingga Kamis 19 Maret 2020, sedangkan UN SMA/MA/SMLB pada Senin 30 Maret 2020 hingga Kamis 2 April 2020. Untuk jenjang SMP/Mts/SMPLB, UN akan digelar pada Senin 20 April 2020 hingga Kamis 23 April 2020.

Pada UN tahun ini, 100 persen SMA, SMK, dan MA di Jabar akan menjalankan UN berbasis komputer (UNBK). Sementara jenjang SMP/MTs yang bakal menjalankan UNBK sebanyak 97 persen, meningkat dari tahun sebelumnya sebanyak 43 persen. Adapun, SLB masih melaksanakan Ujian Nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP).

Baca Juga: Usaha Pemprov Jabar Tangani Pandemi COVID-19 Diapresiasi oleh DPRD

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika mengatakan, Disdik telah melakukan persiapan teknis maupun nonteknis menjelang UN. Persiapan teknis meliputi penguatan koordinasi dengan bidang SMA, SMK, SLB, serta 13 cabang Disdik wilayah. Disdik juga telah menyusun jadwal simulasi dan gladi bersih UNBK.

Persiapan teknis lain, lanjut Dewi, setiap bidang Pendidikan SMK, Pendidikan SMA, maupun Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus memberikan sosialisasi kepada sekolah agar membuat Prosedur Operasional Standar Ujian Sekolah, kisi-kisi, dan soal ujian secara mandiri.

Pengawas sekolah mendampingi sekolah menyusun kisi-kisi ujian sekolah. Kemudian hasilnya dilaporkan ke cabang Disdik masing-masing. Selain pesiapan teknis, Disdik juga menyiapkan hal-hal nonteknis di sekolah dalam pelaksanaan UN. Mulai dari keamanan, kesediaan peralatan untuk UNBK, perilaku dan kesehatan siswa, hingga sisi psikologis peserta ujian.

Baca Juga: PJU Ketinggalan Zaman, Pemkab Purwakarta Baru Akan Gunakan LED Tahun Depan

Dewi mengatakan, menjelang UNBK biasanya terjadi kendala nonteknis, seperti peralatan penunjang yang hilang. Kejadian seperti itu terjadi Februari lalu di SMKN Rajapolah, Tasikmalaya, yang kehilangan tiga infokus dan 13 laptop.

“Kendala non teknis ini hampir terjadi setiap akan ada pelaksanaan UN,” kata Dewi dalam siaran pers yang diterima "PR", Jumat 13 Maret 2020.

Tingkat stres siswa saat UN pun jadi perhatian Disdik. Disdik membuat imbauan kepada pemegang kepentingan pendidikan, mulai dari sekolah sampai orang tua, agar menjaga siswa tetap tenang.

Baca Juga: Virus Corona Jadi Pandemi, Indonesia Bisa Tutup Diri hingga Rilis Perppu Biosekuriti

“Aspek psikologis pelajar perlu dijaga agar tidak menimbulkan tekanan berlebihan,” ucap Dewi.

Dewi berharap, tidak terjadi tawuran pelajar jelang UN seperti yang marak terjadi pada awal 2020. Tawuran pelajar akan sangat menganggu kondusivitas dan konsentrasi, tidak saja peserta ujian tapi penyelenggara UN.

Menurut Dewi, suasana UN tahun ajaran 2019/2020 akan sangat berbeda. Selain karena UN tahun ini menjadi yang terakhir kali, ujian pun dilaksanakan di tengah merebaknya virus corona. Meski demikian, Dewi berharap, UN berjalan lancar.

Baca Juga: Meningkatkan Fitur Navigasi dan Audio, Harley Davidson Sematkan Android dalam Sistem Hiburannya

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Bandung memastikan semua SMP di Kota Bandung akan melaksanakan UNBK. Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung Cucu Saputra mengatakan, Disdik Kota Bandung sedang mempersiapkan infrastruktur penunjang UNBK.

Persiapan teknis dan konten untuk UNBK juga sedang dilakukan. Persiapan teknis dilakukan agar siswa yang sebelumnya belum pernah melaksanakan UNBK tidak kaget saat melaksanakan UNBK. Dikatakan Cucu, sebelum UN, sekolah-sekolah akan melaksanakan uji coba UN secara mandiri.***


Editor: Abdul Muhaemin

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X