Selasa, 7 April 2020

Implementasi Mata Pelajaran Informatika di SMP dan SMA Tidak Optimal

- 18 Februari 2020, 15:48 WIB
ILUSTRASI.* /DOK. PIKIRAN RAKYAT

PIKIRAN RAKYAT – Mata pelajaran informatika di satuan pendidikan masih belum berjalan optimal.

Penyebabnya karena ada ketidakselarasan latar belakang pendidikan guru di bidang informatika.

Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud Awaluddin Tjalla mengatakan, mata pelajaran informatika diluncurkan pada September 2019 lalu di kelas 7 SMP dan 10 SMA.

Baca Juga: Merek Fashion Ternama Supreme akan Kolaborasi dengan Biskuit Oreo

Salah satu alasan mata pelajaran itu baru diajarkan di kelas 7 dan 10 adalah terkait kemampuan dan kompetensi dari guru dalam mengajarkan pelajaran informatika tersebut.

Ia menyebutkan, banyak latar belakang guru yang mengajar informatika tidak selaras dengan mata pelajaran yang harus disampaikannya.

Setidaknya ia menyebutkan ketidakselarasan itu sampai 30%.

Baca Juga: Bagikan Momen di Rumah Duka, Andien Sebut  Ashraf Sinclair Berpulang dengan Senyuman

“Banyak guru yang selama ini mengajarkan informatika itu latarbelakangnya bukan dari informatika. Banyak yang mengajarkan informatika itu dari Bahasa Indonesia latarbelakangnya. Sekitar 30 persen guru-guru kita di bawah itu missmatch,” tuturnya.

Ia mengatakan, ada dua prasyarat kondisional supaya mata pelajar informatika bisa diimplementasikan.

Kedua prasyarat itu, yakni adanya ketersediaan sarana dan prasarana sekolah serta adanya kualifikasi dari guru.

Baca Juga: Selenggarakan Piala Dunia Basket 2023, Presiden: Ini Kepercayaan Internasional yang Harus Kita Manfaatkan

Terkait dengan kualifikasi guru ini, ia mengatakan, tercatat ada sekitar 10 ribu guru yang mengajar informatika.

Tapi, ketika dilakukan seleksi atas latar belakangnya yang sesuai dengan kualifikasi pengajaran informatika, jumlah guru itu menyusut menjadi sekitar 1.000 guru.

“Data yang terakhir memperlihatkan itu hanya sekitar 1.000-an lebih guru kita yang punya background informatika dan tersertifikasi. Sedangkan yang mengajarkan informatika sebelumnya itu tercatat ada lebih 10 ribuan guru. Setelah dilakukan seleksi, backgroundnya seperti tadi,” kata dia.

Baca Juga: Usai Cetak Gol untuk Persib Bandung saat Berulang Tahun, Wander Luiz Ungkap Harapannya

Meskipun masih mengalami kendala terkait ketidakselarasan latar belakang guru, tapi direncanakan pada tahun ini mata pelajaran informatika akan ditambah di kelas 8 dan kelas 11.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X
x