Jumat, 3 April 2020

Launching Ajengan Masuk Sekolah di Jawa Barat, 300 Ulama Ditunjuk Terlibat

- 17 Februari 2020, 12:31 WIB
WAKIL Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum secara resmi me-launching program Ajengan Masuk Sekolah (AMS) bersamaan apel pagi yang dihadiri para guru dan siswa SMA Negeri 20 Kota Bandung, Senin, 17 Februari 2020.* /HUMAS JABAR

PIKIRAN RAKYAT – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum, secara resmi me-launching program Ajengan Masuk Sekolah (AMS), bersamaan apel pagi yang dihadiri para guru dan siswa SMA Negeri 20 Kota Bandung, Senin, 17     Februari 2020.

Uu mengatakan, program AMS bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai moral dan akhlak kepada siswa yang disampaikan langsung oleh ajengan alias guru agama atau kiai yang bersumber dari Kitab Kuning untuk menamengi generasi muda dari dampak buruk perkembangan zaman dan kemajuan teknologi.

 Baca Juga: Viral Lakukan Pungli terhadap Sopir Truk di Cengkareng, Seorang Tukang Parkir Diringkus Polisi

“Kegiatan yang bernuansa keremajaan tidak dilarang, tetapi harapan kami ada kegiatan-kegiatan yang bersifat keagamaan yang meningkatkan iman dan takwa para peserta didik,” ucap Uu pada Humas Pemprov Jabar. 

Nantinya, program AMS ini akan disesuaikan dengan berbagai kegiatan dan kurikulum yang telah ada di sekolah-sekolah di Jabar.

Adapun saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat telah menunjuk 300 ajengan untuk terlibat dalam AMS.

loading...

Baca Juga: Akui Masih Ada Kekurangan, Kiwil Minta Kedua Istri Sabar Manghadapinya 

Selain itu, program AMS juga merupakan bentuk implementasi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yakni meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) termasuk dengan memanfaatkan bonus demografi.

“Maka, program AMS ini akan memberi warna tersendiri dalam pendidikan karakter anak. Sehingga saya berharap dengan program ini, siswa SMA dan SMK di Jawa Barat selain mempunyai ilmu pengetahuan yang bersifat duaniawi yang hebat, juga mempunyai budi pekerti yang luhur,” ujarnya.

 Baca Juga: Viral karena Sebut Galuh artinya Brutal, Budayawan Betawi Ridwan Saidi Dikecam Bupati Pangandaran

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X