Rabu, 19 Februari 2020

Terapkan Fingerprint untuk Absensi Guru dan Siswa, Disdikbud Cianjur Optimistis Berantas Kecurangan

- 22 Januari 2020, 15:54 WIB
MENERAPKAN finger print untuk sistem absensi di sekolah, Cianjur umumkan memiliki sejumlah terobosan.* /PIXABAY

PIKIRAN RAKYAT – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cianjur akan menerapkan sistem fingerprint untuk absensi siswa dan guru pada 2020.

Sejumlah terobosan dan imbauan lain pun diberikan oleh dinas, agar sistem pelaporan dan kualitas sekolah bisa lebih diperbaiki.

Kepala Disdikbud Cianjur Oting Zaenal Mutaqin mengatakan, terobosan tersebut dilakukan, untuk menyajikan data riil sekaligus meminimalkan manipulasi jumlah siswa dan tenaga pendidik di setiap sekolah.

Baca Juga: Manfaat dan Efek Samping Colon Cleanser pada Tubuh yang Perlu Anda Ketahui

Penggunaan finger print juga dapat menskinronisasi banyak aspek di dalam sekolah. Seluruh pihak di sekolah, terpantau dari atas sampai ke bawah.

”Jadi semuanya serba transparan, tidak bisa ada yang berbohong. Termasuk soal rata-rata lama sekolah (RLS) ke depannya, lewat finger print akan ketahuan bagaimana partisipasi murid di sekolah,” ujar dia, Rabu, 22 Januari 2020.

Oting menjelaskan, sistem tersebut dipilih karena selama ini tidak jarang terjadi ketidakselarasan antara jumlah siswa di dalam data dengan siswa di lapangan langsung.

Baca Juga: Kesaksian Mantan Anggota Keraton Agung Sejagat, Dijanjikan Gaji Pakai Dolar hingga Singgung Sunda Empire

Pasalnya, sekolah akan menyajikan data sebenarnya karena seluruh informasi terhubung dengan server.

Hal tersebut berisiko, memunculkan banyak kecurangan yang dilakukan pihak sekolah.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X