Kamis, 20 Februari 2020

Ajengan Masuk Sekolah di Jawa Barat Dimulai Februari 2020, Materi dari Kitab Pesantren

- 21 Januari 2020, 19:13 WIB
WAKIL Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, melalui Ajengan Masuk Sekolah, akan lahir siswa dengan ketakwaan yang hebat.* /DOK. HUMAS JABAR

PIKIRAN RAKYAT – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar akan meluncurkan program Ajengan Masuk Sekolah (AMS) pada Februari 2020.

Program ini digagas sebagai bentuk kontribusi Pemda Provinsi Jabar dalam meningkatkan moral dan akhlak generasi muda sesuai dengan instruksi Pemerintah Pusat terkait pendidikan karakter. 

Adapun pilot project program AMS akan diterapkan di SMA Negeri. Jika program berjalan baik dan sukses, tidak menutup kemungkinan akan dijalankan di SMA Swasta.

Baca Juga: Kementerian Agama Berencana Tentukan Materi Khotbah Jumat di Masjid-masjid Kota Bandung

Nantinya, MUI Jabar akan terlibat dalam penyeleksian ajengan yang mengajar di sekolah. 

Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, melalui AMS anak-anak SMA yang akan menjadi pemimpin yang akan datang diharapkan memiliki keimanan dan ketakwaan yang hebat, serta memiliki akidah yang kuat dan moral yang maksimal. 

"Tapi kemampuannya dalam menyampaikan harus benar-benar kiai yang bisa bicara menyampaikan ilmu supaya diterima oleh anak-anak sekolah. Kemudian juga kurikulumnya juga harus benar-benar jangan mengganggu kurikulum yang sudah ada," kata Uu saat memimpin Rapat Persiapan Kegiatan AMS di Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa, 21 Januari 2020.

Baca Juga: Kenali Elemen dan Nasib yang Terdapat pada Shio Tikus, Mulai dari Logam hingga Api

Nantinya, kata Uu, materi yang disampaikan ajengan berasal dari kitab yang digunakan oleh pesantren, antara lain Ta’lim Muta’allim, Sullamud Taufiq, dan Safinah. 

Kepala Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Setda Provinsi Jabar Ida Wahidah, mengatakan, materi yang disampaikan tidak sama, namun terintegrasi dengan pendidikan agama di sekolah. Program AMS terlaksana atas kerja sama Biro Pelayanan dan Pengembangan Sosial Setda Provinsi Jabar dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jabar. 

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X