Minggu, 23 Februari 2020

Ada 5.600 Profesor di Indonesia, Sayang Pemerintah Jarang Ajak Mereka Bicara

- 20 Januari 2020, 15:00 WIB
SITUASI Rapat Kerja Dewan Pengurus Asosiasi Profesor Indonesia di ruang Mahoni, Sekolah Bisnis IPB, Senin 20 Januari 2020.* /WINDIYATI RETNO SUMARDIYANI/PR

PIKIRAN RAKYAT - Asosiasi Profesor Indonesia (API) diharapkan lebih banyak berkontribusi demi kemajuan Indonesia. Sejauh ini, keberadaan profesor di Indonesia dinilai kurang banyak dilibatkan oleh pemerintah dalam membuat keputusan bagi kemajuan bangsa.

Demikian diungkapkan Sekretaris Umum API, Ari Purbayanto di sela Rapat Kerja Dewan Pengurus Asosiasi Profesor Indonesia di Ruang Pertemuan Mahono, Sekolah Bisnis IPB, Senin 20 Januari 2020.

“Profesor ini sudah tertempa ilmunya, ilmunya bukan main-main, dan dia menerapkan ilmunya ada buktinya. Masalah stunting misalnya. Ada ahli-ahli kita, kenapa enggak diajak bicara, justru yang diajak bicara politisi, terus politisi nanya lagi ke profesor,” ujar Ari Purbayanto.

Baca Juga: Gelar Demonstrasi di Senayan, Buruh Sebut DPR RI Dibohongi Soal BPJS Kesehatan

API berharap, kata Ari, profesor bisa banyak bersuara memberikan kontribusi positif bagi negeri. Menurut Ari, dalam API ada beberapa klaster yang bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat untuk mencari solusi. Jika memang dibutuhkan profesor bisa turun langsung.

Ari pun berharap bisa diberi ruang untuk memberikan gagasannya. API menginginkan bisa menggelar acara bincang santai yang merujuk pada sebuah masalah, yang nantinya dapat menghadirkan solusi.

“Istilahnya kami profesor berjuang untuk kemajuan bangsa dan negara. Kita independen, semua pakai uang sendiri. Selama ini, Malaysia bahkan belajar dari profesor Indonesia, mulai dari otonomi perguruan tinggi. Saat keuangan pemerintahan sulit, mereka belajar  ke kita, justru di Indonesia, yang banyak diberi ruang justru politisi,” kata Ari.

Baca Juga: Bank Indonesia Gencarkan Kampanye Nontunai, Sejumlah Program Pemerintah Jadi Sarana

Hal senada juga diungkapkan Ketua API, Yusram Massijaya. Yusram yang juga Ketua Dewan Guru Besar Institut Pertanian Bogor berharap, API bisa fokus membangtu bangsa  agar bisa menjadi negara maju lebih cepat, khususnya di bidang sumber daya alam.

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X