Kamis, 23 Januari 2020

Tunjangan Khusus untuk Guru Terdampak Banjir Capai Rp 1,5 Juta, Ditransfer Langsung ke Rekening Pribadi

- 16 Januari 2020, 19:55 WIB
PARA siswa kembali bersekolah meski tidak menggunakan alas kaki di SDN 05 Bahagia, Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, Senin 6 Januari 2020 lalu. Kemendikbud menginformasikan bahwa tunjangan khusus untuk guru terdampak banjir berkisar di angka Rp 1,5 juta.* /TOMMI ANDRYANDY/PR

PIKIRAN RAKYAT - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memastikan tunjangan khusus untuk guru dan tenaga kependidikan terdampak bencana banjir dan tanah longsor 1-2 Januari 2020 akan turun pada April ini. Besarannya mencapai Rp 1,5 juta per orang. Saat ini, Kemendikbud masih melakukan validasi data yang didapat dari pemerintah daerah.

Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Qudrat Wisnu Aji menjelaskan, tunjangan khusus diberikan untuk memotivasi para guru terdampak banjir agar tetap semangat mengajar. Menurut dia, Kemendikbud akan memberikan langsung dana tersebut ke rekening masing-masing guru.

“Tapi saya belum bisa memastikan, apakah Rp 1,5 juta itu untuk 3 bulan atau per bulan. Kami masih melakukan evaluasi, dibahas dengan para pimpinan untuk kriterianya. Yang jelas dananya akan ditransfer April depan,” kata Qudrat di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Kamis 16 Januari 2020.

Baca Juga: Yuk, Percantik Penampilan Diri Sambut 2020 dengan Promo dari Traveloka Xperience!

Ia mengatakan, Kemendikbud masih menghitung berapa guru yang akan menerima bantuan dan total dana yang akan disalurkan. Kemendikbud terus melakukan konsolidasi dan pembaruan data bekerja sama dengan dinas pendidikan di daerah. Termasuk menghitung kerugian finansial akibat banyaknya sekolah yang rusak.

Ia menuturkan, hingga Selasa, 14 Januari 2020, sudah terdeteksi ada 1.145 guru dan tenaga kependidikan korban bencana banjir dan longsor di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Bogor dan Kabupaten Bandung Barat. Verifikasi data masih dilakukan untuk memastikan dana bantuan diterima oleh guru yang berhak.

“Kami masih berkoordinasi lebih lanjut, ditunggu saja dulu,” ujarnya.

Baca Juga: Punya Lima Kiper Sekaligus untuk Musim 2020, Komisaris Persib Bandung: Rekomendasi Pelatih

Sebelumnnya, Mendikbud Nadiem Anwar Makarim mengeluarkan diskresi untuk guru dan tenaga pendidikan terdampak banjir. Selain boleh memperpanjang libur sekolah, para guru di daerah terdampak banjir akan mendapatkan tunjangan khusus yang akan diberikan selama tiga bulan.

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X