Kamis, 2 April 2020

Menristek Soroti Akuntabilitas Keuangan Perguruan Tinggi Negeri

- 14 Januari 2020, 15:49 WIB
MENTERI Riset dan Teknologi (Menristek) sekaligus Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro. Menristek menyoroti pengelolaan keuangan Perguruan Tinggi Negeri yang akuntabilitasnya mesti ditingkatkan.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) Bambang Brodjonegoro mengaku ingin mewujudkan transparansi dan akuntabilitas keuangan negara di lingkungan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH).

Hal ini karena Kemenristek/BRIN masih mengemban tanggung jawab dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.

“Dharma Penelitian dan Pengabdian Masyarakat itu masih menjadi tanggung jawab kami sehingga meskipun ini unitnya adalah PTN yang secara hirarkis berada di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, untuk aspek penelitiannya tentu kami juga harus bekerja sama supaya transparansi dan akuntabilitas dari laporan keuangan kegiatan riset juga menjadi lebih baik," kata Bambang di Jakarta, Selasa 14 Januari 2020.

Baca Juga: Kasus PT ASABRI, Mahfud MD Tunggu Erick Thohir Pulang

Bambang menyampaikan, untuk mencapai tujuan tersebut perlu ada kerjasama dan komunikasi yang baik antara BPK dengan lembaga-lembaga pemerintah di lingkungan Kemenristek/BRIN, serta pelaksanaan pengawasan internal melalui sinergitas yang lebih efektif dan efisien.

loading...

“Untuk mencapai tujuan tersebut perlu ada komunikasi yang intensif antara pihak yang diperiksa auditee dengan pihak yang memeriksa yaitu auditor. Dapat diandalkannya laporan keuangan, pengamanan aset, dan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan, saya selaku Menristek/Kepala BRIN wajib melakukan pengendalian intern atas seluruh kegiatan pemerintah di bidang Litbangjirap,” ucapnya.

Baca Juga: Berkas Lima Direkturnya Sudah P21, Skandal Penipuan Akumobil Segera Disidangkan

Ia menuturkan, Kemenristek/BRIN sedang melakukan transisi organisasi untuk dapat mempertahankan laporan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ia meminta stakeholder terkait untuk menyamakan persepsi, semangat dan langkah dalam pengelolaan keuangan dan pengendalian intern terkait perubahan nomenklatur dan organisasi Kemenristek-BRIN.

“Kami beharap forum ini bisa menjadi upaya ketika kita sedang melakukan transisi organisasi. Saya berpesan kepada Inspektur dan para personil Inspektur yang sekarang sebagian sudah berpindah instansi ke Kemendikbud agar dapat tetap membantu laporan keuangan Kemenristekdikti periode tahun 2019,” ujarnya.***

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X