Senin, 27 Januari 2020

ITB Gandakan Anggaran Riset Jadi Rp 18,8 Miliar

- 12 Desember 2019, 16:33 WIB
MENRISTEK RI Bambang Brodjonegoro melihat mesin produksi piring dari pelepah daun, pada Pameran Poster dan Produk, di Gedung CRCS ITB, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Kamis 12 Desember 2019. Pameran program penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi riset itu menampilkan beragam produk inovatif.* /ADE BAYU INDRA/PR

BANDUNG, (PR).- Institut Teknologi Bandung (ITB) melipatkangandakan anggaran risetnya.
Sejak tahun 2004 ITB mengagendakan Program Riset ITB yang sepenuhnya didanai oleh ITB dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).

Sekretaris Bidang Penelitian LPPM ITB Sugeng Joko Sarwono mengatakan, tahun 2019 ITB mengalokasikan Rp 14,3 miliar untuk Program Riset ITB. Sementara pada 2020, alokasi dananya meningkat menjadi Rp 18,8 miliar.

Baca Juga: Presiden Jokowi Minta BRIN Cegah Duplikasi Riset

"Dalam bidang pengabdian masyarakat, ITB telah mengalokasikan dana sebesar Rp 1 miliar sejak 2010," katanya di sela-sela Pameran Poster dan Produk Program Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Inovasi di Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis, 13 Desember 2019.

Pada 2019, jumlah dana yang dialokasikan untuk Program Pengabdian kepada Masyarakat ITB sebesar Rp 3 miliar.

Jumlah itu meningkat dua kali lipat pada 2020. Anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 6 miliar.

Baca Juga: CIMB Niaga Campus Digital Lounge ITB, Primadona Baru untuk Milenial Meskipun Belum Optimal

Sugeng mengatakan, sejak 2017 ITB membuat Program Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Inovasi ITB (P3MI-ITB). Dalam program ini Kelompok Keahlian (KK) diberi kewenangan menentukan fokus penelitian atau inovasinya.

"Dana dapat diajukan oleh masing-masing KK bergantung pada target luaran yang diusulkan dengan batasan maksimum Rp 500 juta," katanya.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X