Kamis, 4 Juni 2020

Peneliti dengan Kualifikasi S3 Baru 15 Persen

- 10 Desember 2019, 14:01 WIB
ILUSTRASI.*/CANVA /

JAKARTA, (PR).- Peneliti dengan kualifikasi doktor atau lulus S3 baru 15 persen dari total sekitar 40.000 peneliti.

Jumlah tersebut masih sangat kurang untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas riset nasional.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran penting untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) peneliti di Indonesia.

Baca Juga: Menristek Ingatkan Dosen, Jangan Sampai Masuk Penjara karena Inovasi

Oleh karena itu perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan SDM peneliti unggul yang menjadi pemimpin di bidangnya masing-masing.

Ia mengatakan, peneliti di Indonesia saat ini paling banyak disumbang dari perguruan tinggi, terutama dari Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN BH) dan Perguruan Tinggi Negeri Badan Layanan Umum (PTN BLU).

"Statistiknya menunjukkan bahwa sumber daya peneliti di Indonesia adalah dari PTN-BH, urutannya yang paling banyak pertama dari PTN- BH, kedua dari PTN-BLU, dan yang ketiga dari Kementerian/Lembaga,” ujar Bambang di Jakarta, Selasa, 10 Desember 2019.

Ia berharap, peneliti baik dari perguruan tinggi maupun dari lembaga dan kementerian dapat bersinergi untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat dan perekonomian negara.

Ia menjelaskan, salah satu tantangan dari ekosistem penelitian di Indonesia adalah kualitas SDM peneliti.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X