Kamis, 23 Januari 2020

Ribuan Guru Honorer Kabupaten Bandung Terganjal Tak Bisa Dapatkan Sertifikasi

- 6 Desember 2019, 04:20 WIB
GURU Honorer.*/DOK. PR /null

SOREANG, (PR).- Terkendala masalah legalitas, ribuan guru honorer di Kabupaten Bandung tak bisa mendapatkan sertifikasi.

Soalnya mereka saat ini hanya mengantongi legalitas berupa surat perintah kerja (SPK) tanpa surat pengangkatan yang lebih kuat.

Salah seorang guru honorer Toto Ruhiat mengatakan, dirinya tidak bisa mendapatkan sertifikasi karena hanya memegang SPK dari Dinas Pendidikan saja.

Baca Juga: Tenaga Honorer Jadi Korban Penipuan CPNS, Terkecoh Tanda Tangan Palsu Plt. Bupati Cianjur

"Pegangan saya hanya SPK yang ditandatangai oleh Kadisdik," ucapnya saat ditemui Kamis, 5 Desember 2019.

Menurut Toto, syarat untuk bisa mengajukan sertifikasi adalah SK pengangkatan tenaga honorer yang ditandatangani oleh bupati sebagai kepala daerah. Oleh karena itu sampai kapan pun ia mengaku tidak akan pernah mengalami perubahan nasib.

Toto menambahkan, nasib serupa juga dipastikan dialami oleh ribuan guru honorer lain di Kabupaten Bandung. Soalnya mereka pun hanya mendapat SPK dari Disdik, tanpa SK pengangkatan dari bupati.

Baca Juga: Segera Selesaikan Sertifikasi 48 Persen Guru

"Kalau menurut Data Pokok Pendidika (Dapodik), ada sedikitnya 8.526 guru honorer yang mengajar di sekolah negeri di Kabupaten Bandung. Itu belum menghitung guru honorer di sekolah swasta," tutur Toto.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X