Jumat, 13 Desember 2019

Mutu Pendidikan Jeblok, Guru Minta Nadiem Makarim Revolusi Sistem Pendidikan

- 4 Desember 2019, 17:54 WIB
ILUSTRASI siswa sedang belajar.* /BAMBANG ARIFIANTO/PR

JAKARTA, (PR).- Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Guru Indonesia (IGI) Muhammad Ramli Rahim menyatakan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem harus berani merevolusi dunia pendidikan dasar dan menengah nasional.

IGI menilai, hasil PISA yang menunjukan mutu pelajar Indonesia terus turun menandakan sistem pendidikan yang diterapkan selama ini salah.

“Mendikbud harus membuat revolusi. Mulai dari lama pendidikan di setiap jenjang pendidikan, mata pelajaran yang diajarkan hingga mendesain ulang model pembelajaran,” kata Rahim dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu 4 Desember 2019.

Baca Juga: Mutu Pendidikan Menurun, Komisi X DPR Segera Panggil Nadiem Makarim

Ia menegaskan, Mendikbud jangan takut untuk merombak program dan menghapus kebijakan yang berjalan saat ini. Menurut dia, pejabat eksekutif dan legislatif harus membenahi alokasi anggaran untuk pendidikan.

“Kegiatan-kegiatan tidak penting seperti ujian nasional, diklat mewah di hotel berbintang, dan kegiatan seremonial lainnya harus dihentikan. Anggaran pendidikan untuk kementerian lain di luar pendidikan harus dikembalikan ke pendidikan dan Nadiem harus punya keberanian untuk itu,” kata Ramli.

Ia menuturkan, hasil PISA menjadi pentingkarena melalui penilaian tersebut dapat mengukur sejauh mana siswa pada akhir pendidikan.

Hasil PISA itu juga memungkinkan pihak terkait untuk mengidentifikasi keberhasilan dalam bidang pendidikan dan pelajaran lainnya.

“Dengan demikian, hasil PISA dapat digunakan untuk intervensi pendidikan,” ujarnya.***



Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X