Jumat, 13 Desember 2019

Mutu Pendidikan Menurun, Komisi X DPR Segera Panggil Nadiem Makarim

- 4 Desember 2019, 17:43 WIB
SEJUMLAH siswa kelas 2 mengikuti pelajaran di musala SD Negeri 3 Salawu, Jalan Raya Salawu, Desa Karangmukti, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa, 23 Juli 2019. Lantaran ruang kelas terbatas, siswa-siswa sekolah itu belajar di musala dan bergiliran.*/BAMBANG ARIFIANTO/PR /bambang arifianto

JAKARTA, (PR).- Hasil PISA (Programme for International Student Assesment) 2018 baru saja dirilis. Posisi Indonesia berada di peringkat 72 dari 77 negara peserta PISA.

Posisi tersebut lebih buruk dibandingkan dengan peringkat pada 2015 yang menempati posisi 63.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi X DPR RI Debby Kurniawan akan segera memanggil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makariem.

Komisi X akan meminta Nadiem untuk memaparkan apa yang membuat pendidikan Indonesia terus terpuruk.

“Semestinya perencanaan pendidikan baik tentu hasilnya akan maksimal. Kalau sekarang PISA saja peringkatnya turun, ini perlu dipertanyakan. Ada apa dengan sistem pendidikan kita. Kami akan minta Kemdikbud mengevaluasi lagi sistem pendidikan kita. Kan anggaran pendidikan kita besar,” kata Debby di Jakarta, Rabu 4 Desember 2019.

Baca Juga: Mutu Pendidikan Jeblok, Rombak Undang-Undang Sisdiknas

Data dari hasil PISA 2018 menunjukkan, nilai membaca pelajar Indonesia sebesar 371 poin, matematika 379 poin dan nilai sains 396 poin.

Sementara pada 2015 lalu nilai membaca 403 poin, matematika 397 poin dan nilai sains 386 poin.

“Rendahnya tingkat literasi di Indonesia dsebabkan banyak hal. Salah satunya adalah penggunaan teknologi yang kurang bijaksana. Tentu pemerintah harus bisa menyadarkan masyarakat tentang melek teknologi yang baik,” ujarnya.***



Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X