Jumat, 13 Desember 2019

Unpar Bandung Rangkul Pegiat Lingkungan Kuliah Lagi

- 3 Desember 2019, 23:18 WIB
Unpar.* /DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Pemberdayaan masyarakat dan menjaga keberlanjutan program lingkungan menjadi tantangan terbesar dalam mengatasi persoalan lingkungan, termasuk gerakan bebersih Citarum yang digalakkan lewat Citarum Harum.

Universitas Katolik Parahyangan mengupayakan hal itu dengan memberi bekal pendidikan akademik kepada para pegiat lingkungan.

Ketua Program Studi Magister Sosial FISIP Unpar Gandhi Pawitan mengatakan, setelah dua tahun ikut serta dalam gerakan Citarum Harum, persoalan terberat berada pada pelibatan masyarakat untuk peduli lingkungan.

"Bagaima menyosialisasikan penanganan sampah, mempedulikan lingkungan, dan selanjutnya memberdayakan masyarakat dalam arti ekonomi sehingga bisa mengembangkan bisnis yang fokus ke lingkungan," tutur Gandi ditemui usai pelaksanaan Seminar Dua Tahun Keterlibatan Unpar dalam Citarum Harum di Kampus FISIP Unpar, Selasa 3 Desember 2019.

Baca Juga: Satgas Citarum Harum Kerja Maraton Dua Hari, Sampah di Sungai Cikeruh Kabupaten Bandung Berkurang

Ia menjelaskan, keterlibatan Unpar sejak semula menggunakan pendekatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang merupakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Unpar mengundang aktivis lingkungan untuk mengikuti perkuliahan di bawah Magister Sosial serta riset di bawah Pusat Kajian Pengembangan Manusia dan Keadilan Sosial.

PEGIAT lingkungan dari Yayasan Generasi Semangat Selalu Ikhlas, Tini Martini Tapran, menyampaikan paparannya dalam Seminar Dua Tahun Keterlibatan Unpar dalam Citarum Harum di Kampus FISIP Unpar, Selasa 3 Desember 2019.*
PEGIAT lingkungan dari Yayasan Generasi Semangat Selalu Ikhlas, Tini Martini Tapran, menyampaikan paparannya dalam Seminar Dua Tahun Keterlibatan Unpar dalam Citarum Harum di Kampus FISIP Unpar, Selasa 3 Desember 2019.*

"Prodi Magister Ilmu Sosial ini temanya rekayasa sosial. Tujuannya untuk membentuk individu yang bisa melakukan rekayasa sosial. Awalnya untuk siapapun, bisa ASN, atau swasta, semua yang memerlukan keterlibatan masyarakat.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X