Jumat, 13 Desember 2019

Di Bogor, 1.198 Guru Masih Menanti Gaji

- 3 Desember 2019, 19:53 WIB
Pendidikan.*/DOK. PR /null

CIBINONG, (PR).- Meski sudah lolos dari seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sejak awal tahun 2019, 1.198 guru Kabupaten Bogor belum dapat menikmati gajinya sebagai PPPK.

"PPPK sudah sejak awal tahun ikut tes, tapi sampai sekarang belum ada gajinya. Sampai sekarang gajinya masih (tetap) honor," ujar Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bogor, Dadang Suntana kepada Antara di Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa 3 Desember 2019 seperti dilaporkan Antara.

Dia mengatakan sempat menanyakan penyebabnya kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), tapi ternyata pemerintah belum memiliki regulasi yang mengatur penggajian PPPK.

"Artinya gajinya disetarakan dengan apa, belum tahu. Padahal sudah jelas dalam Undang-Undang ASN, aparatur sipil itu terbagi jadi dua, ada PNS ada juga PPPK," kata Dadang.

Baca Juga: Setiap Tahun, 100 Guru di Bogor Pensiun

Kini, sebanyak 1.198 guru berstatus PPPK terpaksa masih dibayar dengan sistem honor oleh masing-masing sekolah tempatnya mengajar. Dadang menganggap honor guru di Kabupaten Bogor masih minim.

"Ada yang Rp 250.000 sampai Rp 500.000 per bulan. Kadang mereka malu mau keluar karena kadung sudah dipanggil guru. Nanti ada image lain (kalau keluar), makanya mereka bertahan," tuturnya.

Ketika dikonfirmasi, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan membenarkan bahwa belum adanya regulasi yang mengatur sistem penggajian PPPK dari KemenPAN-RB.

Baca Juga: Segera Selesaikan Sertifikasi 48 Persen Guru


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X