Senin, 16 Desember 2019

Setiap Tahun, 100 Guru di Bogor Pensiun

- 3 Desember 2019, 18:03 WIB
Guru.* /DOK. PR

BOGOR, (PR).- Setiap tahunnya, hampir lebih dari 100 guru di Kota Bogor pensiun. Kondisi tersebut mengakibatkan ketimpangan rasio antara guru dengan siswa yang diajar di Kota Bogor.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bogor Fakhrudin mengatakan, setiap tahunnya guru yang pensiun mencapai 120 guru. Sementara saat ini Kota Bogor sudah kekurangan 1000 guru.

Untuk mengantisipasinya, mau tidak mau Dinas Pendidikan Kota Bogor harus memberdayakan guru honorer. Saat ini guru honorer yang tercatat di Kota Bogor mencapai kurang lebih 1.500.

“Kekurangan paling banyak di guru SD. Kekurangan satu guru itu bisa berdampak banyak, karena guru honorer itu guru mata pelajaran bukan guru kelas. Jadi kita harus banyak mengangkat guru honorer,” ujar Fakhrudin, Selasa 3 Desember 2019.

Baca Juga: Formasi CPNS Dokter Spesialis Sepi Peminat

Agar kualitas pengajaran tetap terjaga, Pemerintah Kota Bogor menganggarkan honor khusus bagi tenaga honorer dengan kategori khusus. 

Setiap bulannya mereka mendapatkan upah sekitar Rp 1,5 juta hingga Rp 2 juta dari pemerintah daerah. Fakhrudin mengakui, jumlah tersebut belum sesuai dengan upah minimum kota yang mencapai Rp 4,2 juta perbulan. Oleh karena itu, para guru honorer masih boleh menerima upah dari Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Pemda baru mampu membayarkan segitu, makanya dari BOS diperkenankan,” kata Fakhrudin.

Tahun ini, Kota Bogor membuka 149 formasi tenaga pendidik. Meskipun terbilang kurang, Fakhrudin tetap mengapresiasi pemerintah pusat yang mau mengalokasikan kuota formasi tenaga pendidik di Kota Bogor.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X