Selasa, 10 Desember 2019

Mahasiswa Telkom University Buat Citra Baru 7 Daerah di Jabar

- 2 Desember 2019, 21:04 WIB
MAHASISWA Telkom University mendandani boneka maskot Indramayu, pada Urban Village 2019, di Cikapundung Riversport, Jalan Ir Sukarno, Kota Bandung, Sabtu, 30 November 2019. Kegiatan mahasiswa Marketing Communications itu, bertujuan mempromosikan sejumlah daerah di Indonesia, khususnya Jawa Barat.* /ADE BAYU INDRA/PR

BANDUNG, (PR).- Mahasiswa Telkom University membuat citra baru tujuh kabupaten di Jawa Barat. Daerah-daerah itu mempunyai potensi besar yang belum banyak diketahui publik.

Melalui Urban Village 2019, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Tel-U membuat citra baru Kabupaten Cianjur, Pangandaran, Kuningan, Subang, Tasikmalaya, Bogor, dan Indramayu.

"Kami masih ada kerja sama dengan Pemprov Jabar. Tahun lalu membranding enam daerah. Tahun ini dilanjutkan selain enam daerah itu," kata Ketua Pelaksana Urban Village 2019 Bunga Rachmalia Putri Destiani di sela-sela penyelenggaraan di Cikapundung Riverspot, Sabtu, 30 November 2019.

Baca Juga: Mendikbud Nadiem Makarim Minta Kepala Sekolah Hilangkan Naluri Penguasa

Ia mengatakan, Urban Village 2019 merupakan puncak pembelajaran atas empat mata kuliah selama dua semester.

"Kami diberi kesempatan untuk brain storming langsung survei ke lapangan," katanya.

Mengangkat citra baru daerah, kata dia, mempunyai tantangan tersendiri. Terutama bagi daerah yang sudah kadung tenar dengan kekhasannya.

Pada akhirnya, para mahasiswa berhasil menemukan sisi unik daerah yang belum banyak diketahui.

Hasil rebranding itu ialah Lentera Cianjur yang mengangkat lampu-lampu hias buatan Cianjur yang sebelumnya banyak disebut sebagai lampu Maroko; Sora Kuningan mengangkat seni kriya kayu; Jumpangandaran mengangkat ronggeng gunung yang ditekuni orang-orang di dataran tinggi Pangandaran; Kilauan Subang membuat kompetisi batik bermotif nanas; Mustika Tasikmalaya mengangkat payung geulis; Kahuripan Bogor mengangkat gong buatan Desa Pancasan; Indramayu mengangkat potensi mangrove.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X