Senin, 9 Desember 2019

Segera Selesaikan Sertifikasi 48 Persen Guru

- 1 Desember 2019, 19:13 WIB
KETUA Umum PB PGRI Unifah Rosyidi menyapa sekitar 38.000 guru yang hadir dalam HUT PGRI ke-74 di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Sabtu 30 November 2019.* /DHITA SEFTIAWAN/PR

CIKARANG, (PR).- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mendesak pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk segera mensertifikasi 48% atau sekitar 1,3 juta guru.

Hal tersebut harus menjadi prioritas dalam upaya mewujudkan sumber daya manusia unggul melalui peningkatan kompetensi guru.

Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi menegaskan, selain meningkatkan kompetensi, sertifikasi juga dapat menyejahterakan guru.

Menurut dia, Kemendikbud juga diminta memberikan pelatihan secara berkala agar kompetensi yang dimiliki guru tetap relevan dengan kebutuhan siswa.

Baca Juga: Guru Mengeluh Besarnya Potongan untuk Iuran PGRI

“Kekurangan guru juga harus menjadi perhatian. Kekurangan itu nyata terjadi di semua daerah. Guru yang lulus sertifikasi baru 52 persen (sekitar 1,7 juta), sisanya belum. Kami selalu mendukung dan mendorong pemerintah untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar Unifah dalam puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) sekaligus HUT ke-74 PGRI, di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Sabtu 30 November 2019.

Peringatan tersebut batal dihadiri Presiden RI Joko Widodo. Kehadiran pemerintah diwakili Mendikbud Nadiem Makarim.

Di hadapan sekitar 38.000 guru yang datang dari seluruh Indonesia, Unifah juga meminta kepada para guru untuk terus belajar agar bisa beradaptasi dengan perubahan.

Baca Juga: Guru Besar di Jabar Bertambah 21 Orang dalam Kurun 2 Tahun


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X