Rabu, 11 Desember 2019

2020, Seribu Guru di Kota Bandung Pensiun

- 16 November 2019, 21:15 WIB
WALIKOTA Bandung Oded M Danial memaparkan pandangannya, pada Seminar Nasional Pendidikan Tahun 2019, di Gedung Harapan Kasih, Jalan Mekar Kencana, Kota Bandung, Sabtu, 16 November 2019. Seminar dalam rangka hari jadi ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2019 itu, mengangkat tema Peran Strategis Guru dalam Mewujudkan SDM Indonesia Unggul.*/ADE BAYU INDRA/PR

BANDUNG, (PR).- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bandung mencatat, sekitar 1.000 guru berstatus PNS akan pensiun pada 2020. Angka itu merupakan akumulasi dari guru yang pensiun pada 2019 hingga 2020 nanti.

Ketua PGRI Kota Bandung Maman Sulaeman mengatakan, jika tidak ada pengangkatan guru baru makan akan terjadi darurat guru. "Sekarang ini banyak sekolah yang guru PNS-nya hanya dua, rombongan belajarnya sembilan. Kalau dibiarkan, pendidikan yang diharapkan akan tinggal impian," kata Maman pada Seminar Nasional Pendidikan 2019 di Sekolah Harapan Kasih, Sabtu, 16 November 2019.

Dengan kondisi itu, pembelajaran di sekolah sangat bergantung kepada guru honor atau non-PNS. Oleh karenanya ia meminta agar guru honor tetap menjadi bagian dari sistem pendidikan. "Ada yang sudah dua puluh tahun jadi guru," ujarnya.

Dari segi kesejahteraan, Maman mengatakan, lewat pemberian Tunjangan Penambah Penghasilan (Tamsil), guru honor bisa mendapat tunjangan Rp 3,5 juta per bulan. Namun masih ada 1.200 guru honor yang tidak mendaparkan Tamsil karena belum menyelesaikan pendidikan sarjana.

Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengatakan, kewenangan untuk merekrut guri PNS berada di pusat. "Kami dijatah oleh pusat," katanya.

Meski harus mengantisipasi 1.000 guru pensiun, tahun ini Kota Bandung mendapat formasi CPNS guru sekitar 600 orang.

Oded mengatakan, perlu inovasi pembelajaran untuk menyiasati keterbatasan guru PNS ini. Ia sepakat jika guru honor masih diperlukan.

"Sebagai bukti perhatian kami kepada guru honor, kami berikan Tamsil yang jumlahnya katanya lebih baik dibanding kota-kota lain," katanya.***



Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X