Kamis, 9 April 2020

Gedung MIN 7 Tergusur Bandara, Sudah 4 Tahun Belum Diganti

- 12 September 2019, 17:20 WIB
TUSWAIDIN salah seorang guru di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 7 Majalengka di Dusun Sukamaju, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka tengah mengajar sejumlah murid.*/TATI PURNAWATI/KABAR CIREBON

Marsel salah seorang murid mengaku sulit berkonsentrasi saat belajar karena jarak antarkelas tanpa pembatas apa pun sehingga suara yang ada di ruangan sekecil apapun sangat terdengar. Apalagi kalau salah satu kelas lain tidak belajar karena guru harus mengajar murid lain.

Sekolah baru

Kepala Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, Samsudin berharap pemerintah segera memperhatikan murid MI di wilayahnya dengan membangun sekolah baru mengganti sekolah lama yang tergusur pembangunan bandara.

Pihaknya telah beberapa kali menyampaikan persoalan tersebut namun belum juga bisa terealisasi. Padahal bandara sudah beroperasi dan ganti rugi lahan untuk yang lain juga sudah dilakukan.

Kasie Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, Aef Saefullah kepada sejumlah wartawan mengatakan, pembangunan MI Merkarjaya masih menunggu anggaran dari pemerintah sedangkan tanahnya sudah tersedia.

Nasib yang sama juga menimpa SD Kertajati 3 yang dulunya belajar di SD Cintakaya yang juga korban penggusuran. SD tersebut kini belajar di sekolah MD yang juga kondisinya memprihatinkan, terbuat dari bilik bambu di pinggir hutan.

Bupati Majalengka Karna Sobahi ketika dimintai konfirmasi perihal tersebut mengatakan, sekolah tersebut akan dibangun karena Pemerintah Provinsi akan segera menyerahkan dana sebesar Rp 30 milyar untuk sarana pasilitas khusu dan pasilitas umum bagi Kabupaten Majalengka dan itu rencananya diperuntukan bagi pasus serta pasum di Kertajati. Dana tersebut akan diberikan pemprov pada perubahan anggaran tahun ini.

“Tadi Pak Gubernur sudah bicara, akan menyerahkan dana Rp 30 milyar untuk pasus dan pasum, termasuk didalamnya untuk pembangunan SD dan MI,” ungkap Bupati Karna.***

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X