UIN SGD dan Persis Gelar Pelatihan Guru Matematika dan Ilmu Falaq

- 8 Agustus 2019, 11:51 WIB
null

 

BANDUNG, (PR).- Tim pengabdian kepada masyarakat Prodi Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Gunung Djati Bandung mengadakan pelatihan Guru Matematika dan Ilmu Falaq di Aula Pimpinan Pusat Persatuan Islam, Kota Bandung, Kamis 8 Agustus 2019.

Bekerjasama dengan Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis), acara ini dihadiri oleh 50 peserta yang merupakan para Guru Matematika tingkat Madrasah Aliyah (MA) serta beberapa pesantren di Lingkungan PP Persis Jawa Barat.

Guru Besar Prodi Pendidikan Matematika UIN SGD Bandung yang juga merupakan Ketua Tim Pengabdian Rahayu Kariadinata mengatakan, tujuan diselenggarakannya acara ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam penguatan konsep Matematika dalam Ilmu Falaq.

Selain itu, berdasarkan aturan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang Kurikulum 2013, para guru diharuskan untuk bisa mengajar serta menyajikan soal-soal Matematika berdasarkan pada Higher Order Thinking Skill atau skill tingkat tinggi. 

"Dalam dunia pendidikan Matematika, sebagai mana yang direkomendasikan oleh Kemendikbud melalui Kurikulum 2013 ini bahwa soal-soal Matematika harus dikembangkan berdasarkan higher order thinking skill atau skill tingkat tinggi. Oleh karena itu, kepada para guru di lapangan hendaknya menyajikan soal-soal yang berkorelasi," katanya.

Tidak hanya sampai di situ, Rahayu juga menjelaskan bahwa pelajaran Matematika merupakan salah satu keilmuan yang menyentuh semua aspek kehidupan manusia. Salahsatunya adalah dalam iLmu Falaq, dimana perhitungan-perhitungan seprti penentuan arah kiblat, waktu shalat, penentuan awal bulan, tentang waris hingga zakat memerlukan perhitungan Matematika. 

"Kebetulan pada pelatihan kali ini ingin memberikan pelatihan kepada guru-guru Matematika dan Ilmu Falaq khususnya di MA Persis Se-Jawa Barat. Dalam membelajarkan Ilmu Falaq, terutama tentang penentuan arah kiblat, penentuan awal bulan, penentuan waktu shalat dan sebagainya, yang mana hal tersebut melibatkan berbagai konsep Matematika, dan Matematika itu sangat dekat sekali dengan islam terutama pada masalah Waris, Zakat. Semua itu melibatkan perhitungan Matematika," ujarnya.

Lantaran begitu pentingnya Matematika dalam aspek kehidupan manusia, dia menilai perlu adanya pendalaman konsep Matematika yang tentunya berkorelasi dengan ajaran Islam.

"Oleh karena itu perlu pendalaman Matematika yang dikaitkan dan dikoneksikan dalam konsep-konsep dalam Islam," tuturnya.

Sementara itu Sekretaris Umum PP Persis Haris Muslim menyambut baik diselenggarakannya acara tersebut. Dia menuturkan di Persis Ilmu Falaq menjadi sangat penting serta diperlukan lantaran semakin berkembang dari waktu ke waktu. Nantinya output yang dihasilkan dari diberlangsungkannya acara ini adalah agar Ilmu Falaq bisa menyebar ke pesantren ataupun sekolahan dan menjadi mata pelajaran khusus. 

"Di Persis tentu Ilmu Falaq menjadi konsentrasi yang besar, karena semakin positif dan berkembang. Mudah-mudahan setelah acara ini Ilmu Falaq semakin menyebar di pesantren-pesantren dan sekolahan serta menjadi mata pelajaran yang diterapkan," katanya.***

Editor: Erwin Kustiman


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X