Senin, 17 Februari 2020

Lebih Baik Cari Rektor Bertaraf Internasional Ketimbang Ribut Soal Rektor Asing

- 6 Agustus 2019, 20:44 WIB
ITB/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Ketua Majelis Wali Amanat ITB Yani Panigoro berpendapat, lebih penting mencari Rektor bertaraf internasional, ketimbang hanya melihatnya sebagai warga negara asing atau bukan. Jika berkualitas baik, maka WNI pun tak masalah jadi rektor.

Seperti diketahui, Menristekdikti kembali mewacanakan Rektor bisa dijabat oleh profesor berwarga negara asing. Pemerintah menargetkan akan ada dua Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH) yang dipimpin Rektor dari luar negeri.

Menanggapi hal ini, Yani mengatakan, jauh lebih penting mencari Rektor yang bertaraf internasional. " Definisi bisa semua sisi. Bisa saja WNI tapi taraf internasional," ujarnya.

MWA ITB tengah menggelar pemilihan Rektor ITB periode 2020-2025. Pendaftaran calon Rektor dibuka 5-30 Agustus 2019.

Yani mengatakan, syarat calon Rektor ITB ini didasarkan pada Statuta ITB yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2013. Dalam aturan itu, masih mensyaratkan calon dari WNI.

Pelantikan Rektor ITB pada 2020 nanti akan bertepatan dengan usia ITB yang menginjak 100 tahun. Rektor yang terpilih nantinya harus mampu membawa kebesaran ITB sampai 100 tahu ke depan.

"Ini waktu yang emosional. Apa yang dihasilkan ITB banyak. Bagi siapa pun calon rektor, harus memikirkan 100 tahun ke depan. 100 tahun ini sudah dilalui ITB dengan baik," katanya.

Ia menambahkan, agar proses Pilrek ITB berjalan lancar sesuai waktu yang ditetapkan, penyelenggaraannya dibuat transparan. Melalui website www.rektorkita.itb.ac.id, ia berharap proses ini dipantau oleh banyak pihak. "Ini mudah-mudahan mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Kuncinya, transparan," ujarnya***

 

Halaman:

Editor: ella yuniaperdani

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X