Rabu, 22 Januari 2020

Perhatikan 5 Aturan Penting Ini Saat Berkomunikasi dengan Dosen via Aplikasi Percakapan

- 12 Juli 2019, 16:12 WIB
Whatsapp/DOK. PR

DENGAN kemudahan yang ditawarkannya, mahasiswa kerap mengabaikan nilai-nilai kesopanan saat berkomunikasi dengan dosen melalui aplikasi percakapan. Tak jarang, dosen menjadi kesal dan mengabaikan pesan yang diterimanya dari mahasiswa.

Banyak kejaidan mahasiswa yang dianggap kurang sopan saat menghubungi dosen. Terkadang, isi pesannya bernada memerintah atau menginterogasi. Contohnya, "Pak ini saya Akbar, saya mau bimbingan, Bapak sekarang di mana?”

Bagi sebagian dosen kalimat tersebut sangat tidak sopan karena cara penyampaiannya kurang tepat. Ada juga dosen yang merasa kurang dihormati.

Ada beberapa dosen yang  senang bisa akrab dengan mahasiswanya, namun bukan berarti kita bisa menyamakannya seperti teman sendiri. Saat berkomunikasi, nilai-nilai kesopanan tetap perlu dijaga.

Berkenaan dengan itu, beberapa perguruan tinggi mengeluarkan aturan terkait etika berkomunikasi dengan dosen. Dari sejumlah kasus, ada baiknya memperhatikan etika saat berkomunikasi dengan dosen:

Perhatikan waktu

Sebisa mungkin hindari mengirim pesan di luar jam kerja atau malam hari. Pilih waktu yang jarang digunakan untuk beristirahat atau beribadah. Jika ingin meminta izin karena sakit atau hal lainnya, bisa hubungi dosen sehari sebelumnya.

Memberi salam

Jangan lupa memberi salam di awal kalimat. Memberi salam adalah aturan dasar yang seharusnya sudah diketahui banyak orang. Namun pada kenyataannya, banyak diabaikan.

Kata maaf

Hal yang terkadang  dilupakan mahasiswa yaitu mengucapkan kata maaf. Tujuannya untuk menunjukan sopan santun dan kerendahan hati karena mungkin saja orang yang dihubungi sedang sibuk atau beristirahat. Contohnya, “Mohon maaf mengganggu waktu Ibu/Bapak.”

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X