Sabtu, 14 Desember 2019

13 Prodi Unisba Raih Akreditasi Internasional ASIC

- 3 Juli 2019, 04:23 WIB
REKTOR Unisba Edi Setiadi menjawab pertanyaan wartawan, pada konferensi pers Unisba Meraih Akreditasi International Premier Asic Inggris, di Gedung Rektorat, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Senin 1 Juli 2019.*/ADE BAYU INDRA/PR

BANDUNG, (PR).- Sebanyak 13 program studi di Universitas Islam Bandung (Unisba) meraih akreditasi internasional Accreditation Service of International School, Colleges & University (ASIC) dengan predikat premier. Akreditasi internasional ini menjadi salah satu langkah penting sebelum reakreditasi Unisba pada 2022.

Ke-13 program studi itu ialah prodi sarjana Hukum Ekonomi Syariah (Fakultas Syariah), Pendidikan Agama Islam (Tarbiyah), Hukum (Fakultas Hukum), Psikologi (Fakultas Psikologi), Matematika (MIPA), Perencanaan Wilayah dan Kota, Pertambangan (Fakultas Teknik), Akutansi, Ilmu Ekonomi, Manajemen (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), Ilmu Komunikasi (Fakultas Ilmu Komunikasi), dan Pendidikan Dokter (Fakultas Kedokteran), dan Magister Hukum (Program Pascasarjana). ASIC merupakan lembaga akreditasi internasional yang berbasis di Inggris.

Wakil Rektor 1 Unisba Harits Nu'man menjelaskan, pemberitahuan hasil visitasi ASIC diterima Unisba pada 27 Juni 2019. Visitasi berlangsung pada 13-17 Mei 2019.

"Ketigabelas prodi yang diajukan Unisba mrndapat prediket premier. Penilaian akreditasi ASIC ada premier, qualified, dan failed atau gagal diakreditasi. Unisba dapat yang tertinggi, premier," kata Harits kepada wartawan di Rektorat Unisba, Jalan Tamansari Kota Bandung.

Ia menjelaskan, predikat premier itu didapat karena Unisba memenuhi enam dari delapan area operasi yang disyaratkan ASIC. Beberapa aspek penilaian itu ialah kesehatan dan keselamatan kerja, sumber daya untuk staf dan manajemen, pembelajaran dan pengajaran, kesejahteraan mahasiswa, kualifikasi dan penghargaan yang ditawarkan institusi, serta prosedur pemasaran dan rekrutmen mahasiswa.

Harits mengatakan, akreditasi internasional ini akan berdampak pada aspek penjaminan mutu. Hal itu secara tidak langsung akan meningkatkan personal dan performa akademik Unisba.

Rektor Unisba Edi Setiadi mengatakan, dari 487 perguruan tinggi swasta di Jabar dan Banten, hanya ada lima yang terakreditasi unggul. Salah satunya Unisba. Tahun 2022, Unisba akan menjalani reakreditasi.

"Maka kami perlu menyiapkan beberapa hal, salah satunya akreditas internasional ASIC ini," katanya.

Ia mengatakan, akreditasi nasional dan internasional ini telah memberikan kemegahan akademik bagi Unisba. Maka itu, budaya akademik harus menjadi fokus. Unisba akan mengembangkan berbagai kegiatak akademik bertaraf internasional. Misalnya melalui seminar internasional dan penelitian bersama dengan kampus di luar negeri. "Sudah ada 20-an proposal join research dengan negara lain," ujarnya.


Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X