Antrean Pendaftar PPDB SMA dan SMK Mengular Sejak Subuh

- 17 Juni 2019, 16:54 WIB
PENDAFTARAN Peserta Didik Baru (PPDB) 2019/2020 SMA dan SMK di Bandung, Senin 27 Juni 2019.*/ ADE BAYU INDRA/PR

BANDUNG, (PR).- Jumlah pendaftar hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA dan SMK di Jawa Barat membeludak. Banyak pendaftar yang mengantre sejak subuh.

Kepala Sekolah SMAN 1 Cianjur Herman Topik mengatakan, pendaftar sudah berdatangan sejak pukul 4.00. "Kami sediakan fasilitas masjid. Ada juga yang dari jauh menginap di sekolah kami," katanya saat teleconference dengan Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum dan Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dewi Sartika di Command Center Dinas Pendidikan Jabar, Senin 17 Juni 2019.

Pada hari pertama ini jumlah pendaftar yang mengambil antrean sudah sebanyak 680 orang. Sementara jumlah pendaftar yang bisa diinput ke sistem maksimal hanya 200 pendaftar. Sehingga antrean hari ini ada yang baru bisa diinput hari berikutnya.

"Isya Allah bisa selesai sampai hari terakhir (pendaftaran) tanggal 22 Juni," ujarnya.

SMAN 1 Cianjur tahun ini menerima 420 siswa. Sekolah juga menyediakan sekolah terbuka.

Tingginya jumlah pendaftar juga terjadi di SMAN 1 Kota Cirebon. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X yang meliputi Kota/Kabupaten Cirebon dan Kuningan Dewi Nurhulaela mengatakan, jumlah antrean di hari pertama ini sudah mencapai 500 orang. Sementara dengan operator sebanyak lima orang, input data hanya mampu sampai nomor 176. "Berikutnya dilanjutkan besok," ujarnya.

Kuota siswa baru SMAN 1 Kota Cirebon sebanyak 408 orang. Tahun lalu jumlah pendaftar mencapai 800 orang.

Di Kota Cirebon terdapat 9 SMA negeri dan 2 SMK negeri dengan data tampung sekitar 2.500 orang. Sementara lulusan SMP di sana mencapai 5.000 lebih siswa.

"Jumlah sekolah swasta di Kota Cirebon 25 sekolah, itu pun kecil-kecil. Kalau swasta biasanya ke kabupaten," katanya.

Halaman:

Editor: ella yuniaperdani


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X