Jumat, 13 Desember 2019

Soal Pembakaran Bendera HTI Muncul dalam UASBN, Disdik Garut Beri Jawaban

- 11 April 2019, 16:19 WIB
Logo Kabupaten Garut/DOK. PR

GARUT, (PR).- Dinas Pendidikan Garut telah menelusuri pembuatan soal tentang pembakaran bendera HTI yang dinilai menyinggung Nahdlatul Ulama (NU) dalam Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) Bahasa Indonesia tingkat SMP di Garut.

"Kami akan telusuri apa motivasi pembuatan soal itu," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Totong di Garut, Kamis 11 April 2019.

Totong menuturkan, salah satu soal Bahasa Indonesia tentang berita pembakaran bendera HTI yang terjadi di Garut dianggap telah menyinggung NU.

Menurut dia, sikap NU tersebut merupakan sesuatu yang wajar dan kemudian mempertanyakan kepada Dinas Pendidikan Garut untuk mengetahui tujuan pembuatan soal yang disajikan dalam UASBN itu.

"Kami akan menanyakan kepada MGMP (Musyawarah Guru Mata Pelajaran) apa motivasi dalam pembuatan soal tersebut," katanya seperti dilaporkan Antara.

Totong mengatakan, 80 persen soal UASBN dibuat oleh pemerintah daerah dan soal dari pemerintah pusat sebesar 20 persen. Soal yang dibuat di Garut, kata dia, disusun oleh MGMP.

MGMP sudah diinstruksikan agar membuat soal yang tidak menyinggung hal-hal sensitif, khususnya yang terkait SARA. "Sepertinya ini dibuat dari tim MGMP Garut," katanya.

Terkait hal itu, Totong berencana mengulang kembali UASBN khusus Bahasa Indonesia dan menyampaikan permohonaan maaf kepada pihak yang merasa dirugikan.

"Kami akan mengulang ujian Bahasa Indonesia dan kami selaku pimpinan Dinas Pendidikan memohon maaf atas kejadian yang terjadi kali ini," ucapnya.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X