ITB Dilibatkan Dalam Pengembangan Mobil Listrik Nasional

- 2 Agustus 2017, 02:11 WIB

JAKARTA, (PR).- Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengatakan, empat perguruan tinggi dilibatkan dalam riset pengembangan mobil listrik nasional.

Nasir, yang ditemui di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa 1 Agustus 2017 menuturkan, empat perguruan tinggi itu adalah Universitas Negeri Sebelas Maret Surakarta, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Menurut dia, riset yang dilakukan kementeriannya bersama empat perguruan tinggi negeri itu, sekarang sudah memasuki tahap persiapan pengembangan prototipe kendaraan roda empat tersebut.

"Prototipe sudah kami program. Kami sudah siapkan untuk pengembangan berikutnya. Kami membuat road map pengembangan hingga 2020," katanya.

Nasir menyatakan, kendaraan yang akan memanfaatkan energi listrik sebagai bahan bakar tersebut kelak ditargetkan menjadi mobil nasional yang dapat diproduksi massal.

"Ya, nanti ini jadi mobil listrik nasional. Kami rencanakan wujudnya sudah produk. Harapannya, 2020 nanti sudah bisa dijual," tuturnya seperti dilaporkan Antara.

Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melalui keterangan resminya pada Senin 31 Juli 2017 menyatakan Menteri ESDM Ignasius Jonan sedang menyiapkan regulasi guna mendorong pengembangan mobil listrik.

Menurut Jonan, hal tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendukung pemanfaatan energi bersih sebagai implementasi hasil persetujuan Conference of Parties 21 di Paris pada 2015 mengenai perubahan iklim.

Selain itu, pemanfaatan energi listrik sebagai bahan bakar kendaraan ini juga diklaim telah mendapatkan lampu hijau dari Presiden Joko Widodo dan akan segera dikeluarkan regulasi pendukungnya.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X