Senin, 9 Desember 2019

Aher: Hardiknas Bukan Sekedar Seremoni

- 2 Mei 2017, 06:59 WIB
Peringatan Hardiknas 2017 tingkat Jabar, di halaman Gedung Sate Bandung, Selasa, 2 Mei 2017.*

BANDUNG, (PR).- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus berupanya nyata mempercepat dan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh pelosok Jawa Barat. Pria yang akrab disapa Aher itu mengaku tak menginginkan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh setiap tanggal 2 Mei, hanya sebagai seremoni semata.

"Tidak semata-mata seremoni tapi menjadi momentum untuk membangun semangat pembangunan pendidikan. Kami akan percepat pemerataan dan kualitas pendidikan karena inilah kunci keberhasilan suatu bangsa," ujar Aher usai memimpin upacara peringatan Hardiknas 2017 tingkat Jabar, di halaman Gedung Sate Bandung, Selasa, 2 Mei 2017.

Dia menjelaskan, pascaalih kelola kewenangan SMU/SMK ke provinsi, Pemprov Jabar akan membangun sekolah terbuka untuk dua kelompok masyarakat yaitu untuk masyarakat yang sudah lewat masa sekolahnya "Katakanlah yang sudah berumur 25 tahun tapi belum sekolah SMU atau SMP maka kita buka sekolah terbuka untuk mereka," ujarnya.

Kolompok yang kedua, lanjut Aher, selain akan membangun SMU/ SMK Negeri di setiap Kecamatan, Sekolah Terbuka ini juga akan didirikan bagi kelompok masyarakat yang tinggal di pelosok terpencil yang sulit dibangun SMU Negeri karena sedikit jumlah siswanya. "Maka disitu akan kita bangun Sekolah Terbuka, kurikulumnya tentu distandarisasi seperti umumnya," ucapnya.

Hal tersebut dilakukan untuk pemerataan dan kualitas pendidikan, sehingga IPM Jawa Barat naik dan berdampak pada peningkatan APK.

Rencananya, Sekolah Terbuka ini akan dibangun sebanyak-banyaknya di seluruh pelosok Jabar dengan anggaran yang sudah disiapakan. Dampak positif ketika pendidikan tersebut merata di seluruh Jabar minimal tingkat SMU, maka Jabar akan memiliki SDM unggul dan berkualitas melalui pendidikan yang unggul pula.

"Yang jelas kami berharap lulusan sekolah di Jabar betul-betul lulusan berkualitas, bermoral, punya keterampilan dan profesionalisme tinggi, itulah pesan revolusi mental yang akan terus kita kerjakan," ungkap Aher.

Tahun 2017 ini, Dinas Pendidikan Jabar mengawali tugasnya dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017/2018 pasca alih kelola SMU/ SMK ke tangan Pemerintah Provinsi awal tahun 2017 lalu. Disdik Jabar akan membuka PPDB dengan jalur normal, jalur prestasi yang sudah di verifikasi dan jalur tidak mampu yang dikelola secara proporsional.


Halaman:

Editor: Administrator

Tags

Komentar

Terkini

X