Bangunan Rusak, Dinding SD Negeri Cibungur Kabupaten Bandung Barat sampai Ditopang Bambu

- 30 September 2021, 20:50 WIB
Warga mengamati bangunan sekolah yang lapuk, rusak serta ditopang bambu di Sekolah Dasar Negeri Cibungur, Kampung Cibungur, Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Kamis 30 September 2021.
Warga mengamati bangunan sekolah yang lapuk, rusak serta ditopang bambu di Sekolah Dasar Negeri Cibungur, Kampung Cibungur, Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, Kamis 30 September 2021. /Pikiran Rakyat/ Bambang Arifianto

PIKIRAN RAKYAT - Kondisi bangunan Sekolah Dasar Negeri Cibungur di Kampung Cibungur, RT01 RW09, Desa Margaluyu, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat memprihatinkan. Sejumlah ruang kelasnya lapuk, retak dan ditopang bambu karena terancam ambruk.

Pantauan tim Pikiran-Rakyat.com pada Kamis 30 September 2021, kerusakan bangunan terjadi di tiga ruangan sekolah itu, yakni ruang guru, kelas 3 dan 2.

Ketiga ruangan yang berderet tersebut tampak lapuk. Kerusakan terparah terlihat di ruang kelas 3 dan 2 yang dinding serta lantainya retak.

Pada dinding belakang kelas, dua bambu tampak menopang tembok yang telah lapuk. Tepat di bawahnya, berdiri pula sejumlah rumah warga yang ikut terancam apabila bangunan tersebut runtuh.

Baca Juga: Sekolah Tatap Muka Sudah Dimulai, Berikut 5 Alat yang Wajib Dibawa Anak

D Rukman (53), Ketua Komite SD Negeri Cibungur membenarkan kerusakan itu.

‎ "Memang ieu mah reksak, tanah labil, fisik bangunan tos lapuk (Memang sudah rusak, tanahnya labih, kondisi bangunan telah lapuk)," kata Rukman kepada rim Pikiran-Rakyat.com di lokasi sekolah, Kamis siang.

Menurutnya, kerusakan sudah terjadi sekira tiga tahun lalu. Kondisi tanah di tempat berdiri sekolah yang labil membuat bangunannya mengalami keretakan.

Hingga kini, renovasi belum dilakukan meskipun usulan perbaikannya telah diajukan ke pemerintah. Selain renovasi, tanah di belakang bangunan juga mesti dibenteng atau dipasangi tembok penahan. Pasalnya, keadaan tanahnya rawan ambles atau longsor.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X