Dinkes Jateng Pastikan Temuan Kasus di Sekolah di Blora Bukan Klaster PTM

- 22 September 2021, 09:42 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. /Dok. Pemprov Jateng

PIKIRAN RAKYAT – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah memastikan temuan kasus positif Covid-19 di sekolah di Kabupaten Blora bukan klaster pembelajaran tatap muka (PTM). Sebab, kasus di delapan sekolah tersebut ditemukan melalui screening sebelum PTM dilaksanakan.

“Kalau yang di Blora itu bagus. Sebelum dilakukan PTM, dilakukan screening dulu, lalu ditemukan (positif),” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Yulianto Prabowo usai Rapat Koordinasi Penangan Covid-19 di Ruang rapat lantai 2 Kantor Gubernur, Selasa 21 September 2021.

Bahkan, pihaknya mengapresiasi terhadap langkah Pemerintah Kabupaten Blora dalam menyambut PTM. Yakni dengan melakukan screening lebih dulu terhadap guru dan siswanya.

Blora Justru kita apresiasi, ada delapan sekolah melakukan screening (sebelum PTM), dan ditemukan sekitar 40-an kasus. Jadi, bukan klaster sekolah karena menularnya bukan di sekolah,” ungkapnya.

Baca Juga: Profil Andi Merya Nur, Bupati Kolaka Timur yang Terjaring OTT KPK

Namun, pihaknya tidak memungkiri telah mendapat laporan adanya klaster di sekolah, seperti yang ada di salah satu sekolah MTs di Kabupaten Jepara. 

“Ada laporan dari Jepara, ada satu sekolahan dimana setelah dilakukan screening ada siswa yang positif sekitar 25 siswa (3 guru). Dan, semuanya tanpa gejala,” paparnya.

Semua yang dinyatakan positif telah dilakukan isolasi, bahkan beberapa diantaranya sudah sembuh. Selain itu, aktifitas sekolah tersebut kembali ditutup.

“Yang positif diisolasi, juga tracinng dan testing. Semuanya OTGdan sudah banyak yang sembuh,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X