Nasib Guru Honorer Harus Hadapi Kendala Seleksi Tes PPPK

- 21 September 2021, 15:30 WIB
Ilustrasi guru.*
Ilustrasi guru.* /Antara Foto.

PIKIRAN RAKYAT - Ketua Umum Forum Guru Honorer Bersertifikasi Sekolah Negeri (FGHBSN) Nasional Rizki Safari Rakhmat mengatakan, masih ada berbagai kendala dalam seleksi guru P3K tahun ini, meski pemerintah telah memberikan kebijakan afirmasi.

"Kendala utamanya terkait formasi mata pelajaran yang tidak representatif dan tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan di lapangan. Terkait formasi jumlah juga tidak sesuai dengan apa yang dijanjikan pemerintah," ucap Rizki, Senin, 20 September 2021.

Adapun formasi jumlah yang dijanjikan pemerintah adalah 1 juta guru, namun realisasinya baru 50 persen dari janji tersebut.

Hal tersebut disebutkan Rizki tentu saja sangat berdampak di lapangan, karena menimbulkan sejumlah kebingungan.

Baca Juga: PPPK dan Air Mata Guru Honorer, Pengabdian Tak Sebanding Nasib

Untuk beberapa formasi mata pelajaran, misalnya, tidak ada dan tidak sesuai dengan kebutuhan guru. Misalnya, formasi guru bahasa daerah yang tidak tersedia, sehingga guru harus melamar ke formasi lain yakni Seni dan Budaya. Guru Bahasa Inggris juga hanya ada formasinya di SMAN, dan tidak ada di SMKN.

"Formasi itu tidak menyeluruh dan tidak seimbang, sehingga banyak pelamar yang harus memaksakan melamar ke sekolah lain yang jauh dari domisilinya," ujar Rizki.

Secara umum, kendala pada seleksi P3K yang berlangsung beberapa waktu lalu terbagi dua, yakni teknis administrasi dan kompetisi.

Pada administrasi, terjadi kendala di awal pendaftaran, di mana sistem tidak bisa membaca beberapa pilihan formasi, padahal sudah sesuai dengan regulasi.

Halaman:

Editor: Rahmi Nurfajriani


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X