Sabtu, 6 Juni 2020

Membentuk Kecerdasan Lewat Baca Tulis

- 24 Agustus 2016, 20:02 WIB
PESERTA Workshop

BANDUNG, (PR).- Kecerdasan siswa sekolah bisa dibentuk dari rutinitas meningkatkan ilmu pengetahuan melalui membaca, dan kemampuan menganalisis berbagai fakta temuan lalu mengungkapannya ke dalam tulisan. Dengan baca tulis, seorang siswa bisa mengakses ilmu pengetahuan secara cepat dan komprehensif. “Media massa seperti Pikiran Rakyat bisa membantu suksesnya studi atau kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Baca tulis adalah cara instan mencerdaskan bangsa,” kata wartawan Pikiran Rakyat, Achmad Setiyaji dalam Workshop “Dahsyatnya Baca Tulis untuk Sukses Studi” di aula kampus SMPN 1 Margahayu, Bandung, Rabu, 24 Agustus 2016. Kegiatan yang diikuti 1200 siswa kelas I, II, dan III SMPN 1 Margahayu hasil kerjasama dengan "PR" itu berlangsung hingga petang hari, dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMPN 1 Margahayu, Wawan Sumantri, lalu ditutup oleh Wakasek Bidang Humas, Sunarno. Dialog antara peserta dengan instruktur workshop dipandu oleh Wakasek Bidang Kurikulum, Neneng Jubaedah dan Pembina Kesiswaan, Katam. Achmad mengemukakan, koran “PR” selama ini mendukung kelancaran proses literasi bagi peningkatan kecerdasan anak bangsa. Karenanya, literasi dengan memanfaatkan media massa cetak atau elektronik sudah saatnya dilakukan oleh pengelola sekolah, baik negeri maupun swasta. Di media massa, itu terdapat banyak rubrik, halaman, dan suplemen dengan aneka tema yang berfungsi untuk bahan kajian para siswa sekolah. “Siswa yang cerdas itu ditandai dengan rajinnya memanfaatkan waktu yang sudah dikaruniai Allah SWT dengan hal-hal yang bermanfaat. Daripada waktu kosong, lebih digunakan untuk membaca buku, membuat tulisan, dan mengirimkan ke media massa," tutur Achmad. Achmad mengemukakan, banyak para pejuang yang akhirnya menjadi tokoh mengharumkan nama bangsa setelah menghasilkan karya tulis. Ada yang awalnya menulis di media massa, lalu dibukukan, didiskusikan bukunya, dan bukunya disebarluaskan. Dengan rajin baca buku atau menulis buku, banyak tokoh bangsa yang menjadi terkenal. “Buku adalah media yang luar biasa dalam mendokumentasikan berbagai fakta sejarah masa kini, masa lalu, bahkan mendatang. Harumnya bangsa atau tidak, bisa ditentukan oleh faktor ketersediaan bahan bacaan buku. Banyak tokoh agama, juga berhasil mengubah peradaban masyarakat melalui karya bukunya,” kata Achmad. (Achmad Setiyaji)***

Editor: Administrator


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X