Besaran Dana BOS dan DAK Fisik 2021 Berubah, Nadiem Makarim: Daerah Tertinggal Dirugikan

- 25 Februari 2021, 16:22 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim. /Antara Foto/Puspa Perwitasari

PIKIRAN RAKYAT – Mekanisme Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik 2021 diubah oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menyampaikan bahwa pemerintah menyediakan BOS kepada 216.662 satuan pendidikan dengan alokasi sebesar Rp52,5 triliun di tahun 2021.

Nadiem Makarim juga mengatakan bahwa mekanisme besaran dana BOS pada 2021 mengalami perubahan dan lebih berkeadilan.

Ia menyebut nilai satuan biaya BOS bervariasi sesuai dengan dengan karakteristik daerah. Besaran alokasi dana BOS reguler dihitung berdasarkan besaran satuan biaya masing-masing daerah dikalikan dengan jumlah peserta didik.

 Baca Juga: Polisi Virtual Hadir di Tanah Air, DPR: Tetap Memperhatikan Hak Masyarakat

Baca Juga: [UPDATE] Virus Corona di Indonesia Kamis, 25 Februari 2021 Capai 1.314.634 Orang

Selain itu, satuan biaya masing-masing daerah yang ditetapkan oleh menteri, sedangkan jumlah peserta didik dihitung berdasarkan data jumlah peserta didik yang memiliki NISN.

Mendikbud itu memastikan bahwa tidak akan ada sekolah yang jumlah dana BOSnya berkurang dengan mekanisme baru tersebut.

Lantas ia memberi contoh SD Inpres Tanah Merah di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, yang mana pada 2020 satuan biayanya Rp900.000 meningkat menjadi Rp940.000 pada 2021 atau total keseluruhan menjadi Rp290,94 juta.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X