Pikiran Rakyat
USD Jual 14.037,00 Beli 14.135,00 | Berawan, 20.8 ° C

Pemerintah Akan Revitalisasi Politeknik se-Indonesia

Hilmi Abdul Halim
STAF Ahli Menteri Bidang Infrastuktur Pendidikan Tinggi, Hari Purwanto menghadiri Wisuda IV Politeknik Enjinering Indorama di Purwakarta, Kamis 7 November 2019. Pada kesempatan itu ia mengatakan rencana pemerintah untuk merevitalisasi politeknik di seluruh Indonesia.*/HILMI ABDUL HALIM/PR
STAF Ahli Menteri Bidang Infrastuktur Pendidikan Tinggi, Hari Purwanto menghadiri Wisuda IV Politeknik Enjinering Indorama di Purwakarta, Kamis 7 November 2019. Pada kesempatan itu ia mengatakan rencana pemerintah untuk merevitalisasi politeknik di seluruh Indonesia.*/HILMI ABDUL HALIM/PR

PURWAKARTA, (PR).- Politeknik Enjinering Indorama berupaya meningkatkan kualitas lulusannya dengan meningkatkan program Diploma 3 (D3) menjadi diploma 4 (D4). Hal itu menyusul rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan merevitalisasi politeknik di seluruh Indonesia.

Direktur Politeknik Indorama Purwakarta, Dr Ir Afzeri M.Eng menargetkan peningkatan tersebut pada 2020 mendatang. "Sekarang masih dalam proses pengajuan. Tapi saat ini sudah ada rekomendasi dari Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti)," katanya seusai acara Wisuda IV kampusnya, Kamis 7 November 2019.

Peningkatan itu menurutnya akan dilakukan pada tiga jurusan yang saat ini masih berstatus D3. Yaitu Jurusan Teknik Mesin, Teknik Mekatronika dan Teknik Elektro. Sementara satu jurusan lain yakni Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak sudah sejak awal berstatus D4.

"Tujuannya untuk meningkatkan kualitas lulusan Politeknik Enjinering Indorama ke depan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini," kata Afzeri menegaskan tujuannya. Selain itu, pihaknya juga terus menerapkan teknologi 4.0 di semua program studi dengan tujuan yang sama.

Pada kesempatan itu, Afzeri mewisuda sebanyak 59 mahasiswa. Terdiri dari, 22 wisudawan Jurusan Teknik Mesin, 16 wisudawan Teknik Elektro dan 21 wisudawan dari Teknik Mekatronika. Afzeri mengklaim lebih dari setengahnya telah diterima bekerja di sejumlah perusahaan.

"70 persen dari seluruh wisudawan hari ini sudah bekerja dan dalam proses masuk kerja di perusahaan-perusahaan. Yang belum bekerja jangan menyerah, semoga bisa membuka lapangan pekerjaan," tutur Afzeri dalam pidato sambutannya.

Lebih lanjut, ia mengatakan mulai tahun ini kampusnya mendapatkan kesempatan untuk mengikutsertakan dua mahasiswanya mengikuti program kerja lapangan di Jerman. Program tersebut dibiayai penuh oleh pihak perusahaan di negara tujuan.

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Infrastuktur Pendidikan Tinggi, Hari Purwanto mengapresiasi kontribusi Politeknik Enjinering Indorama dalam menciptakan tenaga kerja yang unggul. Ia berharap, lulusan politeknik swasta maupun negeri terus meningkat.

Karena itu, Kemendikbud yang kini membawahi pendidikan tinggi berencana merevitalisasi seluruh politeknik di Indonesia. "Pemerintah akan merevitalisasi secara besar-besaran sebagai upaya meningkatkan kualitas lulusannya," kata Hari yang hadir pada acara wisuda tersebut.

Ia tidak merinci jumlah politeknik yang ada saat ini. Namun, Hari memastikan revitalisasi tersebut meliputi politeknik negeri maupun swasta di seluruh daerah, termasuk di Kabupaten Purwakarta yang memiliki potensi industri.

"Politeknik yang sudah ada akan ditingkatkan dan di daerah yang belum punya politeknik akan dibangun supaya lebih banyak tercipta tenaga kerja atau menciptakan lapangan pekerjaan," tutur Hari.***

Bagikan: