Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Sedikit awan, 23.1 ° C

Indonesia-Inggris Kerja Sama Kembangkan Politeknik Kemaritiman

Dhita Seftiawan
ILUSTRASI poros maritim.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT
ILUSTRASI poros maritim.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT

JAKARTA, (PR).- Pemerintah Republik Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kerajaan Inggris untuk mendukung sumber daya manusia (SDM) bidang kemaritiman. Ruang lingkup kerja sama tersebut meliputi afirmasi pelatihan yang mencakup logistik, kemampuan pelaut, manajemen pelabuhan, dan ekonomi berbasis maritim.

Kerja sama senilai 8 juta poundsterling (sekitar Rp 145 miliar) ini untuk mendukung pengembangan Politeknik di wilayah Batam, Manado, Semarang dan Surabaya. "Ini untuk mendukung politeknik kemaritiman dengan beberapa keunikan program, dan dapat meningkatkan kualitasnya," ujar Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan di Kementerian Pendidikan dan Kembudayaan, Ismunandar saat peluncuran Indonesia-UK Skills for Prosperity Program Launch, Jakarta, Selasa 5 November 2019 malam.

Ismunandar menambahkan bahwa dukungan untuk kurikulum dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas politeknik di Indonesia. Ia berharap, di masa mendatang para lulusan politeknik di Indonesia dapat memanfaatkan jaringan dengan politeknik dari Kerajaan Inggris. "Program-program itu dapat meningkatkan kualitas politeknik kita. Melalui program ini, kita dapat bekerja sama dalam kurikulumnya. Karena hard skill saja tidak cukup," ujarnya.

Duta Besar untuk Republik Indonesia dan Duta Besar non-residen untuk Republik Demokratik Timor Leste, Owen Jenkins menjelaskan bahwa kerja sama tersebut akan mendukung perkembangan sumber daya manusia Indonesia untuk pembangunan berkelanjutan. Ia mengungkapkan, dukungan akan difokuskan kepada pemberian kemampuan bagi politeknik untuk kebutuhan di abad 21.

"Kami akan melakukan kerja sama berbasis perkembangan berkelanjutan, dengan potensi Indonesia sebagai negara berpopulasi terbesar keempat di dunia. Ini adalah kerja sama jangka panjang di bidang maritim untuk mendukung peranan poros maritim di Indonesia, sehingga harus berupa kurikulum di bidang maritim untuk kebutuhan di abad 21," ujar Owen.***

Bagikan: