Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Sedikit awan, 22.1 ° C

Ikuti Sesi Paparan dan Debat, Ini Sepuluh Bakal Calon Rektor ITB

Catur Ratna Wulandari
SEPULUH Bakal Calon Rektor ITB menyampaikan visi dan misi di depan para audiens pada sidang terbuka senat akademik ITB saat Paparan dan Debat 10 Bakal calon Rektor ITB periode 2020 - 2025 di Aula Barat ITB di Jalan Ganesha, Kota Bandung, Sabtu, 26 Oktober 2019.*/ADE MAMAD/PR
SEPULUH Bakal Calon Rektor ITB menyampaikan visi dan misi di depan para audiens pada sidang terbuka senat akademik ITB saat Paparan dan Debat 10 Bakal calon Rektor ITB periode 2020 - 2025 di Aula Barat ITB di Jalan Ganesha, Kota Bandung, Sabtu, 26 Oktober 2019.*/ADE MAMAD/PR

BANDUNG, (PR).- Sepuluh bakal calon Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) mengikuti sesi paparan dan debat di Sidang Terbuka Senat Akademik ITB, Sabtu, 26 Oktober 2019. Selanjutnya, Senat akan menggelar serangkaian rapat tertutup sampai memilih tiga calon rektor.

Sepuluh bakal calon Rektor ITB tersebut ialah Benyamin Sapiie (Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian), Bramantyo Djohanputro (Direktur Eksekutif PPM Manajemen), Dwi Larso (Sekolah Bisnis dan Manajemen), Edy Tri Baskoro (Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam), Gusti Ayu Putri Saptawati (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika), Jaka Sembiring (Sekolah Teknik Elektro dan Informatika), Kadarsyah Suryadi (Fakultas Teknologi Industri, Rektor ITB 2015-2020), Reini D. Wirahadikusumah, (Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan), Togar Mangihut Simatupang, (Sekolah Bisnis dan Manajemen), dan Widjaja Martokusumo (Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan).

Sesi paparan dan debat ini digelar di Aula Barat ITB, Sabtu, 26 Oktober 2019. Sidang terbuka Senat Akademik ITB bisa diikuti oleh civitas akademik dan masyarakat umum. Sesi ini dimulai dengan pemaparan visi dan misi oleh kandidat bergantian sesuai nomor undian.

Setelah itu memasuki sesi debat. Mekanismenya, setiap kandidat memilih pertanyaan dalam amplop tertutup. Setelah menjawab pertanyaan, seorang bakal calon lain akan menjadi penyanggah.

Kandidat diberi kesempatan untuk menjawab sanggahan itu. Sesi debat ini berlangsung dua putaran. Pada akhir sesi, setiap kandidat memberi pernyataan akhirnya.

Sidang tertutup

Ketua Senat Akademik ITB, Hermawan Kresno Dipojono, mengatakan, setelah sidang terbuka ini, Senat akan menggelar sidang tertutup yang diikuti oleh anggota tetap dan ex-officio, kecuali anggota ex-officio yang ikut mencalonkan diri.

"Nanti pada akhirnya dihasilkan 3 (nama calon rektor) akan kami kirim ke MWA (Majelis Wali Amanat)," kata Hermawan usai Sidang Terbuka Senat Akademik ITB di Aula Barat ITB, Sabtu, 26 Oktober 2019. 

Sidang tertutup akan dimulai Sabtu ini juga. Sebelum memilih tiga nama, Senat terlebih dahulu akan memeras bakal calon rektor menjadi tinggal enam nama. Namun Hermawan belum bisa memastikan apakah enam nama itu bisa dihasilkan hari ini atau tidak.

"Tergantung pleno nanti seperti apa. Apa masih perlu diperlukan data tambahan. Secara resmi nanti disampaikan ke MWA.
Tugas kita akhirnya memilih tiga," kata Hermawan.

Ia mengatakan, masa bakti Rektor ITB saat ini berakhir pada 20 Januari 2020. Tanggal itu menjadi batas akhir proses pemilihan.

"Harapannya sebelum itu sudah selesai. Karena melibatkan menteri, sebulan dua bulan sebelumnya harapannya bisa selesai," katanya.

Menurut jadwal yang sudah disusun Panitia Pemilihan Rektor ITB, penetapan calon Rektor ITB bisa ditetapkan pada 1 November 2019. Rencananya, tanggal 2 November 2019 digelar kembali ekspos publik di ruang terbuka. Pada 8 November 2019, digelar rapat pleno MWA untuk menetapkan Rektor ITB periode 2020-2025.

Ketua MWA ITB Yani Panigoro mengatakan, kesepuluh bakal calon Rektor ITB mempunyai kompetensi baik serta memilki rencana jitu mengembangkan ITB.

"Bagus semua, susah milihnya ya. Siapapun yang terpilih, ITB kan solid. Pasti (akan) kolaborasi," tuturnya.***

Bagikan: