Pikiran Rakyat
USD Jual 14.032,00 Beli 14.130,00 | Umumnya cerah, 23.4 ° C

Anak Harus Nyaman Saat di TK

Sarnapi
PSIKOLOG Nira Wulansari saat mengisi seminar pengasuhan sebagai rangkaian open house PG dan TK Assalaam, Sabtu, 19 Oktober 2019.*/SARNAPI/PR
PSIKOLOG Nira Wulansari saat mengisi seminar pengasuhan sebagai rangkaian open house PG dan TK Assalaam, Sabtu, 19 Oktober 2019.*/SARNAPI/PR

BANDUNG,(PR).- Pihak sekolah harus membuat nyaman anak-anak saat belajar maupun bermain di kelompok bermain (PG) maupun TK. Ketika anak-anak ada masalah dengan temannya juga tak perlu dikhawatirkan sebab anak-anak akan dengan mudah berdamai dan berteman lagi.

Hal itu dikatakan psikolog, Nira Wulansari saat seminar pengasuhan dalam rangkaian open house PG dan TK Assalaam Jalan Sasak gantung, Sabtu, 19 Oktober 2019.  "Anak-anak memang dunianya bermain sehingga sebelum masuk SD memang diisi dengan bermain," katanya.

Ketika bermain itu, kata Nira, anak-anak sering jatuh bahkan ada perselisihan dengan teman-temannya. "Tapi orang tua gak perlu khawatir sebab tak lama kemudian anak-anak akan baikan dan berdamai lagi," katanya.

Hanya, dia mengingatkan agar pihak sekolah menyediakan fasilitas bermain maupun belajar yang aman dan nyaman buat anak. "Ketika anak bermain atau belajar bisa aman. Kalau anak-anak bermain prosotan atau yang lainnya jangan sampai terkena bagian alat yang melukai tubuhnya," ucapnya.

Dia menambahkan, anak-anak sejak dini harus dilatih sensor dan gerakan tubuhnya. "Boleh lah saat bayi dibedong selama sebulan, namun setelah itu bebaskan bayi untuk bergerak leluasa dan merasakan dunia di sekitarnya," katanya.

Sedangkan Kepala PG dan TK Assalaam, Kartika Dewi Puspandani mengatakan, open house untuk anak-anak usia 2,5 tahun  sampai 4,5 tahun ini berasal dari Bandung Raya. "Anak-anak ini dari masyarakat umum bukan siswa PG dan TK Assalaam yang bertujuan agar anak-anak bisa merasakan pembelajaran dan permainan di Assalaam," ujarnya.

Saat anak-anak bermain, kata Kartika, maka orangtuanya mengikuti seminar pengasuhan untuk membekali dalam mendidik anak-anaknya. "Kami bekerja sama dengan biro psikologi untuk mengisi seminar parenting yang diadakan rutin," katanya.***

Bagikan: