Pikiran Rakyat
USD Jual 14.039,00 Beli 14.137,00 | Cerah berawan, 26.6 ° C

DPRD Kecewa, Pembangunan SDN Sukamulya Lamban

Tim Pikiran Rakyat
KONDISI SDN Sukamulya, salah satu sekolah terdampak Tol Cisundawu di wilayah Kec. Sumedang Utara.*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN
KONDISI SDN Sukamulya, salah satu sekolah terdampak Tol Cisundawu di wilayah Kec. Sumedang Utara.*/TAUFIK ROCHMAN/KABAR PRIANGAN

SUMEDANG,(PR).- Komisi 3 DPRD Kabupaten Sumedang, kini soroti kinerja Pemerintah Kabupaten Sumedang, yang dinilai sangat lamban dalam melakukan proses pembangunan SDN Sukamulya di wilayah Kecamatan Sumedang Utara.

Padahal lahan pengganti untuk bangunan sekolah terdampak Tol Cisindawu ini kabarnya sudah siap, atau tinggal eksekusi pelaksanaan pembangunan.

"Terus terang kami sangat kecewa. Saat ini kondisi SDN Sukamulya sudah nyaris roboh, tapi kenapa masih saja belum dibangun kembali. Apakah harus menunggu korban terlebih dahulu, baru akan dibangun," kata Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Sumedang, drg. Rahmat Juliadi, Rabu 16 Oktober 2019.

Politisi dari PKS ini menyebutkan, pembangunan SDN Sukamulya itu sendiri, sebenarnya sudah lama diusulkan ke pihak Cipta Karya Jabar Tol (CKJT), bahkan pihak CKJT sudah memasukannya sebagai nilai investasi kepada Kementerian PUPR.

Namun kenapa setelah hampir tujuh bulan pengajuan, pembangunan SDN Sukamulya ini masih saja belum bisa dilaksanakan. Padahal, bangunan SDN Sukamulya yang terdampak Tol Cisundawu ini kondisinya sudah rusak parah.

"Kami sangat prihatin melihat kondisi SDN Sukamulya sekarang, lahan pengganti sudah siap, yang bertanggungjawab akan membangun juga sudah siap, tapi kenapa sampai sekarang masih belum direalisasikan. Berarti ini menunjukan kalau kinerja Disdik dalam melakukan koordinasi masih sangat lemah," ujar Rahmat.

Maka dari itu, pihaknya meminta agar Bupati segera mengevaluasi kinerja Dinas Pendidikan yang dinilai sangat lamban dalam melakukan koordinasi terkait percepatan pembangunan sekolah-sekolah terdampak Tol Cisundawu.

Ditambahkan Rahmat, dia sendiri sebenarnya sangat mengapresiasi kinerja Bupati yang telah sigap dalam menyikapi isu SDN Cijolang beberapa waktu lalu, hingga akhirnya ada keputusan yang cepat untuk merelokasi dan menjanjkan pembagunan SDN Cijolang akan selesai dalam waktu 3 bulan.

"Semoga saja pembangunan sekolah-sekolah terdampak lainnya pun bisa secepatnya dituntaskan," katanya kepada wartawan Kabar Priangan, Taufik Rochman.***

Bagikan: